Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama Sebut Istiqomah Gubernur Khofifah Kunci Jatim Juara LKS Nasional Empat Kali

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama memberikan tanggapan terkait keberhasilan Gubernur  Khofifah  mempertahankan gelar juara umum LKS Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama memberikan tanggapan terkait keberhasilan Gubernur Khofifah mempertahankan gelar juara umum LKS Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Keberhasilan kontingen Jawa Timur mempertahankan gelar juara umum pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 dinilai menjadi bukti kuat keberhasilan pembinaan pendidikan vokasi yang dilakukan secara konsisten. Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengatakan keberhasilan Jawa Timur menjadi juara umum LKS Nasional selama empat tahun berturut-turut, yakni pada 2023, 2024, 2025, dan 2026, semakin mengukuhkan posisi provinsi tersebut sebagai salah satu barometer pendidikan vokasi di Indonesia.

Menurutnya, capaian itu tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang didukung penguatan berbagai aspek pendidikan, mulai dari sekolah vokasi, peningkatan kompetensi guru, pembinaan peserta didik, hingga pemberian apresiasi kepada siswa dan pembimbing berprestasi.

“Ini sangat luar biasa. Kalau bukan orang yang memiliki komitmen dan istiqomah yang tinggi, tidak mungkin sampai memikirkan perlunya meraih juara terus setiap tahun,” kata Lia.

Ia menjelaskan keberhasilan meraih prestasi secara berkelanjutan memerlukan banyak indikator yang saling mendukung. Dalam pandangannya, Gubernur Khofifah memberikan perhatian serius terhadap seluruh support system pendidikan sehingga mampu mendorong lahirnya prestasi di berbagai bidang.

“Karena meraih sebuah prestasi atau karya pasti membutuhkan banyak indikator, di mana saya kira Ibu Gubernur sangat-sangat mendukung semua support system pendidikan untuk capaian-capaian warga atau siapa pun yang mewakili Jawa Timur,” ujarnya.

Lia menilai capaian tersebut merupakan momentum yang patut diapresiasi sebagai wujud konsistensi kepemimpinan dalam menjaga tradisi prestasi. Baginya, setiap penghargaan yang diraih menjadi tantangan baru untuk kembali mencatatkan hasil terbaik pada tahun berikutnya.

“Beliau ketika masyarakat atau OPD yang mewakili Jawa Timur meraih prestasi, menjadikannya sebagai peluang sekaligus tantangan untuk kembali menjadi juara pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Ia menambahkan mempertahankan gelar juara jauh lebih sulit dibanding meraihnya untuk pertama kali. Karena itu, keberhasilan Jawa Timur kembali menjadi juara umum menunjukkan bahwa pembinaan pendidikan dilakukan secara berkesinambungan, bukan hanya menjelang kompetisi.

“Mempertahankan prestasi jauh lebih berat daripada meraihnya. Karena dibutuhkan kepemimpinan yang konsisten, perhatian yang berkelanjutan, dan dukungan nyata terhadap seluruh ekosistem pendidikan,” tambahnya.

Lia juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan bonus kepada seluruh peserta LKS, termasuk mereka yang belum berhasil meraih medali. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan penghargaan terhadap proses belajar sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter.

“Mengapresiasi seluruh peserta adalah bentuk pendidikan karakter. Anak-anak belajar bahwa setiap perjuangan memiliki nilai, dan itu akan melahirkan mental juara yang sesungguhnya,” imbuhnya.

Bagi Lia, investasi pemerintah di sektor pendidikan akan selalu memberikan dampak jangka panjang apabila dijalankan secara konsisten. Dukungan terhadap ekosistem pendidikan diyakini mampu melahirkan generasi yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Support system pendidikan yang dibangun terus menerus akan melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru