Apa Penyebab Kebakaran Lahan Jati di Salah Satu Desa di Kendal? Ini Penjelasannya

Selasa, 25 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kebakaran lahan jati di kawasan RPH Magangan Petak 87, Desa Jatirejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, berhasil dipadamkan setelah personel Koramil 03/Pegandon bergerak cepat ke lokasi.

Kobaran api yang membakar kawasan lahan jati tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir api merembet dan meluas ke area hutan maupun lahan lainnya.

Begitu menerima laporan, anggota Koramil 03/Pegandon langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Personel TNI bersama Yon TP/935 Satria Bahurekso, Damkar Kendal, dan warga bahu-membahu menjinakkan kobaran api.

Danramil 715-03/Pegandon Kapten Cke Bambang Ruseno mengatakan, laporan kebakaran diterima dari Babinsa Jatirejo, Serka Ahmad Subaedi.

“Setelah mendapat laporan dari Babinsa terkait kebakaran di Petak 87 Desa Jatirejo, personel Koramil bersama Yon TP/935 dan masyarakat bergerak melakukan pemadaman. Kami juga berkoordinasi dengan Damkar Kendal,” ujar Bambang, Selasa (25/8/2026).

Setibanya di lokasi, personel Koramil langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia. Warga turut membantu untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lain.

Upaya tersebut diperkuat dengan mobil pemadam kebakaran dari Yon TP/935 Satria Bahurekso dan Damkar Kendal. Petugas bersama masyarakat terus melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Kepala RPH Magangan, Sugimin, mengatakan kebakaran diketahui saat dirinya melakukan patroli di sekitar kawasan tersebut.

“Saat patroli, kami melihat adanya kebakaran. Kemudian kejadian tersebut langsung kami laporkan kepada Babinsa Serka Ahmad Subaedi dan personel Yon TP/935 untuk segera dilakukan penanganan,” ungkap Sugimin.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

Kesigapan Koramil 03/Pegandon bersama personel gabungan dan warga berhasil mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat beraktivitas di area terbuka. Warga juga diminta segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

 

Penulis : Tim

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru