APBD Jember 2027 Disepakati, Belanja Daerah Capai Rp5,5 Triliun

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Gus Fawait saat mengikuti rapat pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 di Gedung DPRD Jember, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Gus Fawait saat mengikuti rapat pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 di Gedung DPRD Jember, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027 akhirnya tuntas. Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD menyepakati kerangka awal penyusunan APBD 2027 dalam rapat di Gedung DPRD Jember, Senin (7/9/2026) malam.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember yang dibacakan Juru Bicara Banggar, Ardi Pujo Prabowo. Bupati Jember Gus Fawait hadir langsung dalam agenda tersebut.

Pembahasan antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) turut mengakomodasi masukan dari komisi-komisi DPRD. Hasil pembahasan itu menjadi dasar untuk menyelaraskan arah penganggaran dengan prioritas pembangunan Kabupaten Jember.

Dalam gambaran umum rancangan APBD Jember 2027, pendapatan daerah ditargetkan mencapai sekitar Rp4,5 triliun. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer.

Sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp5,5 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Adapun pembiayaan daerah diproyeksikan berada di kisaran Rp900 miliar.

Selain menyepakati struktur KUA-PPAS, Banggar DPRD Jember menyampaikan sejumlah catatan strategis kepada pemerintah daerah. Catatan tersebut antara lain menekankan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, peningkatan kualitas belanja, serta optimalisasi PAD.

Penguatan PAD dinilai penting dalam upaya memperkuat ketahanan fiskal daerah. Banggar juga menyoroti perlunya penerapan prinsip efisiensi dan efektivitas serta pengendalian dalam pelaksanaan anggaran.

Kesepakatan KUA-PPAS 2027 selanjutnya menjadi landasan formal penyusunan Nota Kesepakatan KUA-PPAS. Tahapan tersebut akan diteruskan melalui penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) hingga pembentukan Rancangan APBD 2027.

Bupati Jember Gus Fawait mengapresiasi proses pembahasan yang berlangsung antara jajaran eksekutif dan legislatif. Menurutnya, catatan yang diberikan Banggar sejalan dengan arah program prioritas pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, pembahasan KUA dan PPAS 2027 berjalan dengan lancar dan harmonis antara pihak eksekutif serta legislatif. Catatan maupun penekanan dari Badan Anggaran juga sangat bagus karena sudah sejalan dengan program prioritas Kabupaten Jember dan keinginan kita bersama,” ungkap Gus Fawait.

Dengan selesainya pembahasan KUA-PPAS, proses penyusunan APBD Jember 2027 memasuki tahapan berikutnya melalui penyusunan RKA-SKPD hingga rancangan APBD. Struktur awal yang disepakati mencakup target pendapatan sekitar Rp4,5 triliun, belanja Rp5,5 triliun, serta pembiayaan sekitar Rp900 miliar.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru