Balai Desa Kejapanan Tak Lagi Memadai, DPRD Pasuruan Usul Pindah Lokasi

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

   Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menghadiri Musrenbang Desa Kejapanan yang membahas relokasi balai desa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menghadiri Musrenbang Desa Kejapanan yang membahas relokasi balai desa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — DPRD Kabupaten Pasuruan mendorong relokasi Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, menyusul lonjakan jumlah penduduk yang telah mencapai sekitar 25 ribu jiwa. Kantor desa yang ada saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung kebutuhan pelayanan publik karena keterbatasan ruang dan lahan parkir.

Usulan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) penyusunan RKPDes 2027 dan usulan RKPD Kabupaten Pasuruan 2028 yang digelar di kawasan Lumbung Pangan Nusantara, Rabu (29/7/2026). Musrenbangdes dipindahkan ke lokasi tersebut karena kapasitas Balai Desa Kejapanan sudah tidak memadai.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menilai relokasi menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.

“Saya melihat Desa Kejapanan memang sudah saatnya pindah balai desa. Tempat yang lama sudah kurang representatif dan parkirnya juga sulit. Saya sangat setuju jika dipindah ke kawasan Lumbung Pangan ini karena lahannya masih luas dan lokasinya strategis dekat jalan raya,” tegas Samsul.

Ia menilai keberadaan kantor desa yang lebih representatif akan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi bagi masyarakat yang jumlahnya terus bertambah.

Dukungan juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Nik Sugiarti. Menurutnya, Balai Desa Kejapanan sudah tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang dilayani setiap hari.

“Dengan populasi 25 ribu jiwa, balai desa yang sekarang tidak mampu lagi mengakomodasi aktivitas pelayanan. Kami mendukung perpindahan ini karena tanah kas desa di lokasi baru masih sangat luas sehingga memungkinkan dibangun kantor yang jauh lebih layak,” ujarnya.

Nik juga mengusulkan agar bangunan balai desa lama dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang Wisata Religi Makam Ki Ageng Penanggungan. Menurutnya, lokasi tersebut dapat digunakan sebagai area parkir dan fasilitas pendukung bagi peziarah sehingga memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM.

Ia juga mendorong Pemerintah Desa Kejapanan memperkuat promosi potensi desa melalui media sosial. Pelatihan digital marketing bagi perangkat desa, karang taruna, dan pelaku UMKM dinilai penting agar produk unggulan serta potensi budaya Kejapanan lebih dikenal masyarakat luas.

Kepala Desa Kejapanan Rendi Saputra mengakui rencana relokasi sudah lama diharapkan. Kondisi balai desa yang sempit bahkan membuat Musrenbangdes tahun ini harus dilaksanakan di kawasan Lumbung Pangan Nusantara.

“Hari ini terpaksa Musrenbangdes kami laksanakan di area Lumbung Pangan karena parkir di balai desa sudah tidak muat lagi. Untuk melayani 25 ribu penduduk, fasilitas kami saat ini memang sudah kurang memadai,” ungkap Rendi.

Rendi mengatakan pembangunan balai desa baru tidak mungkin hanya mengandalkan Dana Desa. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, dan DPRD agar rencana tersebut dapat direalisasikan.

“Tentu jika hanya mengandalkan Dana Desa anggaran kami jelas tidak akan cukup. Pembangunan balai desa baru ini harus dikerjakan melalui kolaborasi lintas sektor antara Pemdes, Pemkab, dan DPRD. Dengan kawalan dari Pak Samsul Hidayat dan Bu Nik Sugiarti, kami makin yakin pelayanan publik yang representatif bagi warga Kejapanan segera terwujud,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru