LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, menorehkan prestasi membanggakan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tahun 2025. Desa ini dianugerahi penghargaan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) oleh Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi, S.E., M.B.A., atas komitmen dan konsistensinya dalam membangun ketahanan keluarga serta mendukung program nasional Bangga Kencana.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Pak Yes dalam acara puncak HARGANAS di Alun-Alun Lamongan, Senin (31/07/2025). Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan desa, kader keluarga berencana, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan masyarakat Takeranklating atas langkah konkret mereka dalam menghadirkan solusi berbasis keluarga di tingkat lokal.
“Ini bukan hanya soal penghargaan, tapi bukti bahwa desa mampu hadir dan memberikan solusi nyata dalam isu-isu keluarga. Kampung KB seperti di Takeranklating adalah model pembangunan berbasis masyarakat yang patut direplikasi,” ujar Pak Yes.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Lamongan terus mendorong agar setiap desa mampu membangun ekosistem keluarga yang sehat, produktif, dan berkualitas, terutama melalui pendekatan partisipatif dan berbasis data.
Sementara itu, Kepala Desa Takeranklating, Yasmuin, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta penghargaan yang diberikan. Ia menilai capaian ini sebagai hasil gotong royong seluruh elemen desa.
“Penghargaan ini adalah buah dari kerja bersama. Dari kader KB, tokoh masyarakat, hingga ibu-ibu PKK. Kampung KB di desa kami dibangun bukan hanya dengan program, tetapi dengan hati dan semangat gotong royong,” ujar Yasmuin.
Lebih lanjut, Yasmuin menegaskan bahwa Desa Takeranklating tidak hanya menjalankan program keluarga berencana, tetapi juga mengintegrasikan berbagai upaya seperti edukasi gizi, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pembinaan remaja.
“Kami ingin memastikan keluarga-keluarga di desa ini memiliki akses pada layanan kesehatan, informasi yang tepat, dan ruang tumbuh yang aman dan berdaya. Ini bukan akhir, tapi awal dari upaya berkelanjutan membangun desa ramah keluarga,” katanya.
Desa Takeranklating dinilai sukses mengelola Kampung KB berbasis data dan kebutuhan lokal. Program seperti posyandu terpadu, penyuluhan gizi keluarga, pelatihan keterampilan ibu rumah tangga, dan forum edukasi remaja menjadi bagian dari strategi pemberdayaan yang menyeluruh.
Peringatan HARGANAS ke-32 yang mengusung tema “Menuju Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Maju” juga diramaikan dengan kegiatan pelayanan kesehatan gratis, pameran UMKM, edukasi gizi, parenting, dan pemberian penghargaan kepada kader dan desa terbaik.
Capaian ini memperkuat posisi Desa Takeranklating sebagai contoh desa yang mampu mengelola pembangunan keluarga secara inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Lamongan.
Lainnya:
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
- Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








