Bangkalan Evaluasi PKG, Wabup Dorong Budaya Deteksi Dini Penyakit

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja'far membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Aula Hotel Roos, Bangkalan, Selasa (14/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja'far membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Aula Hotel Roos, Bangkalan, Selasa (14/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, di Aula Hotel Roos, Bangkalan, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan PKG sekaligus merumuskan langkah peningkatan pelayanan kesehatan agar semakin mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Evaluasi juga diarahkan untuk memperkuat budaya deteksi dini penyakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan warga Bangkalan.

Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan secara luring yang terdiri atas perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pejabat struktural dan fungsional Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, serta 22 kepala puskesmas bersama Penanggung Jawab (PJ) PKG se-Kabupaten Bangkalan. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program hingga tingkat pelayanan kesehatan terdepan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menegaskan bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi fondasi kemajuan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat agar tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Masih ada kecenderungan di masyarakat kita yang takut memeriksakan kesehatannya sejak dini atau bahkan takut mengetahui penyakit yang dideritanya. Pola pikir seperti ini harus kita ubah bersama melalui edukasi yang berkelanjutan. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan deteksi dini, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” ujar Fauzan.

Ia menegaskan, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan implementasi program prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden. Oleh sebab itu, seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Bangkalan diminta terus memperkuat sinergi agar layanan tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa.

“Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari implementasi program prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden. Seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Bangkalan harus terus memperkuat sinergi agar layanan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,”jelasnya.

Fauzan menambahkan, evaluasi yang dilakukan secara berkala menjadi kesempatan untuk memetakan berbagai kendala teknis sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, setiap hambatan harus segera diidentifikasi agar pelaksanaan PKG semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan ini, saya berharap seluruh jajaran kesehatan mampu memetakan setiap hambatan teknis secara tepat, menemukan solusi yang efektif, serta terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Program ini harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Bangkalan,” pungkasnya.

Selain menjadi forum evaluasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada fasilitas kesehatan yang mencatat capaian pelaksanaan PKG terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Puskesmas Kamal meraih peringkat pertama dengan capaian PKG sebesar 24,7 persen, disusul Puskesmas Galis sebesar 24,4 persen, dan Puskesmas Sepulu di posisi ketiga dengan capaian 22 persen.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap hasil evaluasi tersebut mampu memperkuat pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di seluruh wilayah. Upaya itu diharapkan mendorong terbentuknya budaya deteksi dini penyakit, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan di Kabupaten Bangkalan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru