BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi membuka Kontes Batu Akik Nasional Piala Bupati Cup di Gedung Manunggal, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ajang tersebut digelar dalam rangkaian Halal Bihalal “Wantjen 9” dan diikuti komunitas pecinta batu akik dari berbagai daerah. Pemerintah daerah menilai kegiatan ini berpotensi menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata.
Pembukaan kontes dilakukan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim yang menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai, kontes batu akik bukan sekadar kompetisi, tetapi memiliki nilai strategis dalam mendorong ekonomi masyarakat.
Menurutnya, batu akik memiliki nilai seni dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi komoditas ekonomi kreatif. Melalui ajang ini, para pengrajin dan kolektor didorong untuk meningkatkan kualitas karya agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas serta sarana promosi potensi daerah. Sejumlah pelaku usaha turut ambil bagian dengan memamerkan produk unggulan mereka kepada pengunjung.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan pentingnya kegiatan tersebut dalam mendukung ekonomi lokal.
“Kontes seperti ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana silaturahmi, promosi potensi daerah, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Ia juga berharap dampak kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya UMKM,” tambahnya.
Kontes Batu Akik Nasional dinilai mampu menjadi pemicu kebangkitan sektor ekonomi kreatif di Bangkalan. Selain meningkatkan daya saing produk lokal, kegiatan ini juga membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.
Di sisi lain, event ini menjadi strategi promosi wisata daerah dengan menarik kunjungan dari luar wilayah. Dampaknya, perputaran ekonomi di sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata diperkirakan ikut meningkat.
Bupati Lukman Hakim secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan seluruh rangkaian berjalan lancar dan memberi manfaat luas.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar