BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan melanjutkan hari kedua Forum Perangkat Daerah untuk penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027, Rabu (25/02), di Aula Satpol PP Bangkalan. Agenda ini difokuskan pada sinkronisasi program sektor perekonomian dan sumber daya alam (SDA) sebagai penopang utama pertumbuhan daerah.
Forum dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bangkalan, Amina Rahmawati, bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bangkalan, Wibagio Suharta.
Dalam arahannya, Amina menegaskan pentingnya penyelarasan lintas perangkat daerah agar perencanaan 2027 tidak tumpang tindih dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Sinkronisasi ini penting supaya program yang disusun saling mendukung, terintegrasi, dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, sektor ekonomi dan SDA memiliki posisi strategis dalam struktur pembangunan Bangkalan, terutama dalam mendorong pertumbuhan berbasis potensi lokal. Setiap perangkat daerah diminta memaparkan rencana program, indikator kinerja, hingga target capaian untuk kemudian diintegrasikan dalam dokumen Renja PD 2027.
Forum ini menjadi tahapan krusial dalam sistem perencanaan daerah, karena Renja PD akan menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2027.
Pemkab Bangkalan berharap melalui pembahasan yang terukur dan berbasis data, dokumen perencanaan yang dihasilkan semakin matang dan responsif terhadap tantangan pembangunan, termasuk penguatan ekonomi lokal dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
“Harapannya, perencanaan 2027 mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah,” pungkas Amina.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar