Banjir di Muncar Banyuwangi, Ipuk Turun Langsung Pastikan Penanganan Cepat

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiandani mengecek langsung penanganan banjir di Kecamatan Muncar, Selasa (16/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiandani mengecek langsung penanganan banjir di Kecamatan Muncar, Selasa (16/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Banyuwangi memicu banjir di sejumlah titik, khususnya di Kecamatan Muncar. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiandani turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat, Selasa (16/12/2025).

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Kedungrejo yang melintasi Kecamatan Muncar. Air menggenangi permukiman warga di Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo; tiga dusun di Desa Kedungringin; dua dusun di Desa Wringin Putih; serta Dusun Kedungkandang, Desa Tapanrejo. Genangan mulai masuk ke rumah warga sejak Senin petang (15/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB dan berangsur surut pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan hasil analisis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir dipicu hujan lebat di wilayah hulu yang diperparah oleh tersumbatnya jembatan dan aliran sungai oleh material bambu serta tumpukan sampah. Akibatnya, aliran air meluap ke kawasan permukiman.

“Hasil analisa BPBD menunjukkan hujan intensitas tinggi di sisi hulu. Di bagian hilir, jembatan tersumbat bambu dan sampah sehingga air meluber ke rumah warga,” ujar Ipuk saat meninjau lokasi.

Sejak malam kejadian, petugas gabungan dan relawan telah melakukan penyisiran serta penanganan darurat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ipuk menginstruksikan Dinas PU Pengairan segera membersihkan sumbatan dan menyisir saluran drainase yang bermasalah.

“BPBD bersama warga akan memperbaiki drainase dan menghilangkan sumbatan di sepanjang aliran. Tadi kami temukan terpal besar yang menutup saluran di jalan utama, ini yang menyebabkan aliran tersendat,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi memastikan perbaikan jalan desa yang rusak akibat banjir akan dilakukan pekan depan. Ipuk juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan lebat masih berlanjut serta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Banjir bisa diminimalisir jika saluran air, selokan, dan sungai tidak tersumbat sampah. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru