SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Suasana haru menyelimuti Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang saat ratusan calon jamaah haji (CJH) Kloter 67 dan 68 resmi diberangkatkan menuju embarkasi haji, Jumat (8/5/2026) malam. Tangis keluarga pecah ketika rombongan bus mulai meninggalkan lokasi pelepasan.
Keberangkatan jamaah haji ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pelayanan ibadah tahunan yang berdampak langsung terhadap ribuan keluarga di Kabupaten Sampang. Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya pengawalan kesehatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan jamaah menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dengan mengibarkan bendera start di depan rombongan bus jamaah. Hadir pula Wakil Bupati Sampang, Kapolres Sampang, Dandim 0828/Sampang, perwakilan Kementerian Agama, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi meminta seluruh jamaah menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji. Ia menilai kesehatan menjadi faktor penting agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
“Momentum ini adalah panggilan mulia dari Allah SWT. Kami berharap seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke Kabupaten Sampang dengan predikat haji mabrur,” kata Slamet Junaidi.
Ia juga mengingatkan para jamaah agar menjaga kekompakan dan nama baik Kabupaten Sampang selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, jamaah haji tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga mewakili daerah dan bangsa Indonesia.
“Kami berharap seluruh jamaah saling membantu dan menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Sampang, kata dia, berkomitmen meningkatkan pelayanan keberangkatan haji setiap tahun, termasuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agama, aparat keamanan, dan petugas pendamping jamaah.
Sementara itu, aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP tampak melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi pelepasan. Petugas juga membantu pengaturan arus lalu lintas agar proses pemberangkatan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas warga.
Tangis haru keluarga kembali pecah saat bus perlahan meninggalkan Pendopo Trunojoyo. Lambaian tangan dan doa mengiringi perjalanan para jamaah menuju rukun Islam kelima.
“Kami ingin seluruh jamaah berangkat dengan aman, nyaman, dan kembali dalam keadaan sehat,” pungkas Bupati Sampang.
Lainnya:
- Bantuan Pangan Lamongan Disorot, Validasi Data Jadi Penentu
- Lapas Pamekasan Deklarasi Bersih Narkoba, Pengawasan Kini Diperketat
- Kendal Gandeng DKI Jakarta, Siap Tingkatkan Inovasi, untuk Kemajuan Daerah
Penulis : Yak
Editor : Zainul Arifin








