PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan bergerak cepat merespons instruksi pemerintah pusat terkait maraknya gangguan keamanan yang diduga dikendalikan dari dalam lapas dan rutan. Jumat (8/5/2026), petugas gabungan menggelar ikrar perang terhadap handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.
Langkah ini menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan keamanan masyarakat dan upaya memutus praktik kejahatan yang masih dikendalikan dari balik jeruji besi. Pemerintah juga mendorong seluruh lapas memperketat pengawasan demi menekan peredaran narkoba serta penipuan berbasis komunikasi ilegal.
Kegiatan diawali dengan pembacaan “Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan” yang dipimpin langsung Kalapas Narkotika Pamekasan Kusnan. Seluruh pegawai, unsur TNI-Polri, dan mitra kerja ikut terlibat dalam deklarasi tersebut.
Kusnan menegaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan saat Rapat Analisis dan Evaluasi pada 5 Mei 2026 terkait gangguan kamtib yang dikendalikan dari dalam lapas.
“Pengucapan ikrar ini merupakan bentuk transparansi sekaligus penguatan sinergi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih,” kata Kusnan.
Usai pembacaan ikrar, petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan secara acak di seluruh blok. Razia melibatkan aparat penegak hukum dan unsur terkait untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan di dalam lapas.
Hasil penggeledahan tidak ditemukan barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Selain itu, petugas juga menggelar tes urine terhadap 20 warga binaan dan sejumlah pegawai lapas.
“Hasil tes urine seluruh peserta negatif narkoba. Ini bentuk komitmen nyata jajaran pemasyarakatan dalam menjaga integritas serta menciptakan lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan peredaran handphone ilegal,” tegas Kusnan.
Ia memastikan pengawasan akan terus diperketat dengan melibatkan aparat keamanan lintas instansi.
“Dan kami akan terus memperkuat pengawasan serta bersinergi dengan TNI-Polri,” tambahnya.
Senada, Babinsa Kelurahan Jungcangcang Serda Rizal Fausi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah preventif yang dilakukan Lapas Narkotika Pamekasan.
“Kami dari TNI siap mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba dan pencegahan gangguan keamanan di dalam lapas. Sinergi seperti ini penting untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Langkah pengawasan ketat ini diharapkan mampu menutup ruang peredaran narkoba, penyalahgunaan handphone ilegal, hingga praktik penipuan yang meresahkan masyarakat dari dalam lapas.
Lainnya:
- Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen
- Bangkalan Bidik Krakatau Steel, Kawasan Industri Madura Mulai Disorot
- Bantuan Pangan Lamongan Disorot, Validasi Data Jadi Penentu
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin








