Bantuan Pangan Lamongan Disorot, Validasi Data Jadi Penentu

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran bantuan pangan kepada warga di Lamongan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penyaluran bantuan pangan kepada warga di Lamongan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan pangan kepada ratusan ribu warga untuk menjaga ketahanan pangan di tengah tekanan ekonomi dan cuaca ekstrem. Penyaluran dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah dan Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Jumat (8/5), dengan fokus memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan, bantuan pangan menjadi langkah konkret pemerintah daerah agar masyarakat tidak mengalami kekurangan kebutuhan pokok. “Upaya penyaluran bantuan ditujukan supaya masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan,” ujarnya.

Setiap penerima manfaat memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Program ini merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah yang menyasar total sekitar 177.486 keluarga di 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan.

Di Kecamatan Karanggeneng, bantuan menyasar 6.096 penerima, termasuk 408 warga Desa Sumberwudi. Sementara di Kecamatan Kalitengah, sebanyak 5.122 warga menerima bantuan, dengan 324 di antaranya berasal dari Desa Pucangro. Penyaluran ini dinilai krusial karena langsung berdampak pada daya beli dan ketahanan rumah tangga.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang turut menyalurkan bantuan di Kecamatan Bluluk, menekankan pentingnya validitas data penerima. “Validitas data sangat penting agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat menjaga keamanan data pribadi agar tetap terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Masalah seperti judi online, kredit macet, hingga penyalahgunaan identitas bisa memengaruhi status penerima bantuan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro, Shinta Wiharjo, memastikan kualitas bantuan yang disalurkan. “Setiap penerima mendapatkan akumulasi Februari-Maret sebesar 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.

Ia menambahkan, beras yang disalurkan berasal dari serapan petani lokal Lamongan. “Ini bukan hanya bantuan sosial, tetapi juga bentuk dukungan terhadap petani daerah,” ujarnya.

Penyaluran bantuan pangan ini tidak sekadar program rutin, tetapi menjadi penyangga ekonomi warga di tengah ketidakpastian. “Ketepatan data dan pengawasan distribusi menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru