Bantuan Program Genting Tahap Satu Mulai Disalurkan di Lamongan

Selasa, 9 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pengendali Genting Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, saat memberikan keterangan dalam penyaluran bantuan tahap pertama Program Genting di Pendopo Lokatantra, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua Tim Pengendali Genting Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, saat memberikan keterangan dalam penyaluran bantuan tahap pertama Program Genting di Pendopo Lokatantra, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai menyalurkan bantuan tahap pertama Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) kepada penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilakukan di Pendopo Lokatantra, Selasa (9/9/2025), yang kemudian akan diteruskan oleh Tim Genting ke masyarakat sasaran.

Program Genting merupakan salah satu quick win yang digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Kemendukbangga. Inisiatif ini mendorong partisipasi masyarakat untuk menjadi orang tua asuh yang membantu pemenuhan gizi dan nutrisi, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Di Lamongan, pelaksanaan Genting dianggap relevan dengan program percepatan penurunan stunting “1-10-100” yang sudah berjalan sejak dua tahun terakhir. Ketua Tim Pengendali Genting (TPG), Anis Kartika Yuhronur Efendi, menyebut pola pelaksanaan keduanya hampir serupa.

“Pemkab Lamongan sejak dua tahun lalu sudah menjalankan program percepatan penurunan stunting 1-10-100. Sistemnya mirip dengan Genting, hanya saja akan dilakukan pembenahan agar hasilnya lebih maksimal,” terang Anis.

Bantuan Genting diberikan dalam dua bentuk, yakni nutrisi dan non-nutrisi. Bantuan nutrisi berupa makanan bergizi, susu hamil, serta tambahan beras fortifikasi. Sementara bantuan non-nutrisi mencakup dukungan lingkungan sehat, rumah layak huni, serta edukasi kesehatan masyarakat.

Rinciannya, anak balita berisiko stunting akan menerima paket makanan sekali makan per hari senilai Rp7.000 selama 90 hari, ditambah tiga kilogram beras Provit per anak. Sedangkan ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK) mendapat bantuan susu hamil sebanyak 10 kotak dalam kurun tiga bulan.

“Seluruh bantuan diberikan secara bertahap agar tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan,” jelas Anis.

Pemkab Lamongan juga menyiapkan sistem monitoring melalui posyandu. Setiap dua minggu sekali, penerima manfaat wajib melaporkan perkembangan kondisi kesehatan sehingga dapat dievaluasi apakah ada progres setelah bantuan diberikan.

Menurut Anis, tahap pertama program Genting di Lamongan menyasar 192 penerima manfaat dengan total anggaran Rp135 juta yang terkumpul pada September 2025.

Dalam dua tahun terakhir, angka stunting di Lamongan menunjukkan tren menurun signifikan. Dari 27,5 persen pada 2022, turun menjadi 6,9 persen pada 2024. Program Genting diharapkan mempercepat capaian tersebut.

“Harapan kami, Genting bisa terus terlaksana dengan baik dan memberikan dampak nyata. Penurunan stunting di Lamongan sudah terlihat, dan dengan kebersamaan semua pihak, angka ini bisa ditekan lebih rendah lagi,” pungkas Anis.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru