Banyuwangi Cetak Inovasi Publik, Raih Final Kovablik 2025

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ipuk Fiestiandani menjelaskan inovasi Jagoan Tani dan I-Care di hadapan tim juri Kovablik Jatim 2025 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Bupati Ipuk Fiestiandani menjelaskan inovasi Jagoan Tani dan I-Care di hadapan tim juri Kovablik Jatim 2025 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Banyuwangi mencatat prestasi gemilang di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) 2025 Provinsi Jawa Timur. Dua inovasi unggulannya, Jagoan Tani dan I-Care, berhasil masuk finalis dan dipresentasikan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani di hadapan dewan juri, Kamis (27/11/2025).

Presentasi final dilakukan di depan panel juri yang terdiri dari Prof. Dr. Jusuf Irianto, Guru Besar Fisipol Universitas Airlangga; Dr. Andriyanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jatim; serta praktisi media, Hariatni Novitaari. Penilaian ini menjadi babak terakhir sebelum ditetapkan pemenang kategori Outstanding Public Service Innovation 2025.

Bupati Ipuk menjelaskan, Jagoan Tani adalah program inkubasi bagi generasi muda yang ingin menekuni bisnis pertanian. Setiap tahunnya, program ini menjaring ratusan anak muda dengan rintisan usaha yang siap dikembangkan melalui pendampingan mentor dari kalangan praktisi dan akademisi.

“Kami tidak hanya membekali mereka dengan ilmu bisnis modern, tetapi juga memfasilitasi akses ke jaringan perbankan, investor, dan peluang pasar. Hasilnya, sekitar 4.000 wirausaha muda telah berhasil tumbuh di sektor agribisnis,” ujar Ipuk.

Keberhasilan Jagoan Tani juga menjadikannya percontohan nasional. Beberapa daerah lain bahkan telah berkunjung ke Banyuwangi untuk mempelajari model inkubasi ini.

Selain Jagoan Tani, inovasi I-Care yang diinisiasi RSUD Blambangan juga menjadi sorotan. I-Care memfasilitasi rujukan cepat pasien stroke, memungkinkan penanganan dalam golden period 4,5 jam pertama sejak serangan. Layanan ini terintegrasi melalui superApps Smart Kampung, yang memungkinkan pasien mengecek risiko stroke, memanggil ambulans, dan langsung diarahkan ke rumah sakit.

“Dengan penanganan tepat waktu, risiko cacat permanen dan kematian pasien stroke bisa ditekan drastis,” kata Ipuk. Data 2024 menunjukkan, pasien stroke yang datang dalam golden period meningkat, menurunkan angka kematian dari 82 persen menjadi 16,18 persen. Sebanyak 83,82 persen pasien bahkan bisa kembali produktif.

Prestasi ini menjadikan I-Care percontohan nasional layanan stroke, memperoleh lima penghargaan Diamond Status dari World Stroke Organization (WSO) 2021–2025, serta Diamond Award Indonesia Health Care Innovation Award 2023.

Prof. Jusuf Irianto memberikan apresiasi terhadap inovasi Banyuwangi. “Saya sangat mengapresiasi I-Care, ini memperkuat fungsi kuratif rumah sakit dan bisa menjadi model untuk daerah lain,” ujarnya.

Kedua program inovatif ini tidak hanya memperkuat pelayanan publik Banyuwangi, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru