Banyuwangi Gandeng Clean Rivers Bangun 2 TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa pada 2026

Sabtu, 14 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Clean Rivers Deborah Baccus bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (12/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

CEO Clean Rivers Deborah Baccus bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (12/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng organisasi nirlaba global Clean Rivers untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah sirkular melalui pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Fasilitas itu ditargetkan beroperasi November 2026 dan melayani hingga 850 ribu jiwa.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan CEO Clean Rivers, Deborah Baccus, dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (12/02/2026). Hadir pula perwakilan Borealis dan Systemiq yang menginisiasi Project STOP, mitra Pemkab sejak 2017.

Dua TPS3R akan dibangun di Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Genteng, kawasan dengan kepadatan serta aktivitas ekonomi tinggi. Masing-masing fasilitas berkapasitas 50 ton per hari dan dirancang menggunakan teknologi untuk meminimalkan residu serta mencegah bau.

“Kami mendukung inisiatif Banyuwangi yang fokus pada dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial. Transformasi ini bukan hanya penting bagi daerah, tetapi memberi pesan kuat secara global,” ujar Deborah.

Kerja sama ini menjadi bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 3 yang menargetkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di seluruh wilayah kabupaten. Pemkab menyediakan lahan dan sarana penunjang, sementara Clean Rivers memperkuat dukungan teknis dan pendanaan.

Bupati Ipuk menilai kolaborasi lintas sektor tersebut krusial untuk mempercepat transformasi sistem persampahan. “Dengan dukungan Clean Rivers, kita memperluas cakupan layanan dan memperkuat infrastruktur. Ini bukan sekadar pengolahan sampah, tetapi membangun ekosistem berkelanjutan,” kata Ipuk.

Ia menambahkan, proyek ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi warga sekitar fasilitas. Dampaknya diharapkan tidak hanya pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa kedua TPS3R diproyeksikan melayani hingga 850 ribu penduduk secara bertahap. “Konsepnya sirkular, sampah dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali. Residu ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

Sejak menggandeng Project STOP pada 2017, Banyuwangi mengembangkan model pengelolaan sampah berbasis sirkular pertama di Indonesia yang mencakup skala kabupaten. Masuknya Clean Rivers memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah percontohan pengelolaan sampah terintegrasi.

“Harapannya, kolaborasi ini memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Banyuwangi,” tutup Deborah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru