Banyuwangi Resmikan Universitas Doktor Soekardjo

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peresmian Universitas Doktor Soekardjo (Unidsoe) di Banyuwangi yang dipimpin Wabup Mujiono (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Suasana peresmian Universitas Doktor Soekardjo (Unidsoe) di Banyuwangi yang dipimpin Wabup Mujiono (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Peta pendidikan tinggi di Banyuwangi kembali bertambah. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi resmi naik status menjadi Universitas Doktor Soekardjo (Unidsoe), menandai langkah baru kampus tersebut untuk mengembangkan diri di luar rumpun kesehatan. Dengan perubahan bentuk ini, Unidsoe langsung membuka tiga program studi baru, yakni S1 Manajemen Bisnis Internasional, S1 Perdagangan Internasional, dan S1 Sistem Informasi.

Peresmian Unidsoe digelar pada Selasa (2/12/2025) di Kampus Banyuwangi Jalan Letkol Istiqlah, dipimpin Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Rektor Unidsoe Dr. Soekardjo, serta Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri. Kehadiran sejumlah tokoh daerah memperkuat momentum peralihan institusi tersebut menjadi universitas baru di ujung timur Jawa.

Wabup Mujiono menegaskan bahwa transformasi STIKES menjadi universitas merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bermutu bagi masyarakat Banyuwangi. “Ini bukan sekadar penggantian nama. Transformasi ini membuka jalan bagi peningkatan akademik, riset, dan kontribusi sosial. Kami optimistis Unidsoe dapat memberi nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah menyambut hadirnya lembaga pendidikan tinggi baru sebagai bagian dari penguatan daya saing Banyuwangi. Setelah Universitas Airlangga dan Institut Seni Indonesia membuka kampus cabang, hadirnya Unidsoe menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin lengkap. “Perguruan tinggi juga harus mencetak lulusan yang berkarakter kuat, profesional, dan siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Rektor Unidsoe, Dr. Soekardjo, mengatakan lembaga yang ia pimpin telah berpengalaman 19 tahun sebagai kampus kesehatan, sehingga perubahan status ini sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih luas. “Kami memperkuat tata kelola, SDM, riset, serta memperluas program studi agar dapat memberikan pelayanan pendidikan komprehensif,” ujarnya.

Program studi baru dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. Soekardjo juga menegaskan bahwa mahasiswa Unidsoe diwajibkan menguasai minimal satu bahasa asing—Jerman, Mandarin, Jepang, atau Arab—untuk memperkuat daya saing global. “Lulusan kami harus siap bersaing di pasar internasional,” katanya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, mengapresiasi hadirnya universitas baru di Banyuwangi. “Kami berharap perubahan bentuk perguruan tinggi ini bukan hanya administratif, tetapi menjadi langkah peningkatan mutu. Universitas harus membawa dampak bagi masyarakat dan negara,” tegasnya.

Acara peresmian turut dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, serta Ketua MUI Banyuwangi Kiai Muhaimin.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru