Batik Line Dance Probolinggo Curi Perhatian di Eksotika Bromo

Selasa, 24 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi memukau Batik Line Dance Probolinggo yang tampil di tengah lautan pasir Bromo, menghadirkan harmoni gerak dan kebanggaan lokal. | Dok Foto 
Ho/RadarBangsa

Aksi memukau Batik Line Dance Probolinggo yang tampil di tengah lautan pasir Bromo, menghadirkan harmoni gerak dan kebanggaan lokal. | Dok Foto Ho/RadarBangsa

BROMO, RadarBangsa.co.id – Di tengah hembusan dingin angin lautan pasir Gunung Bromo dan dentuman perkusi khas Jawa Timuran, satu penampilan mencuri perhatian dalam gelaran Eksotika Bromo 2025, Sabtu (21/6). Adalah Batik Line Dance Probolinggo dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin yang tampil energik bersama 94 penari lainnya, menghadirkan semangat, tradisi, dan kebanggaan lokal dalam harmoni gerak yang memukau.

“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Bisa tampil di acara sekelas Eksotika Bromo merupakan sebuah kehormatan. Tapi ini bukan akhir, justru awal dari langkah kami berikutnya,” ujar dr. Evariani usai penampilan.

Ia juga mengungkapkan bahwa komunitasnya tengah bersiap menjadi tuan rumah ajang serupa tingkat nasional. “Kelak, kami ingin kembali tampil di Bromo, di panggung alam yang megah ini, bersama komunitas line dance dari seluruh penjuru Indonesia,” imbuhnya.

Eksotika Bromo 2025 yang digelar pada 20–22 Juni di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bukan sekadar festival biasa. Mengusung tema “Ruwat Rawat Segoro Gunung”, acara ini menjadi ruang spiritual sekaligus kebudayaan, yang menyuarakan harmoni antara manusia, alam, dan leluhur.

Festival ini menyatukan bunyi gamelan, alunan campursari, hingga perkusi tradisional dari Madura hingga Tengger, dalam lanskap Bromo yang magis. Pertunjukan seni menjadi bagian dari ritual dan penghayatan terhadap alam.

Ketua Penyelenggara Eksotika Bromo, Afifa Prasetya, menegaskan bahwa acara ini tidak hanya perayaan budaya, tapi juga gerakan ekologis. “Setiap pengunjung wajib membawa satu bibit pohon. Ini bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan,” katanya.

Di antara gemuruh seni dan pesan ekologis, penampilan dr. Evariani bersama Batik Line Dance menjadi simbol kekuatan perempuan dalam ruang budaya. Gerakan mereka bukan hanya koreografi, melainkan narasi kolektif tentang warisan, identitas, dan semangat membumi melalui seni modern yang merakyat.

Salah satu penampilan yang turut menyedot perhatian lainnya adalah Festival Perkusi Jawa Timuran dan sendratari kolosal “Kidung Tengger” yang mengisahkan legenda Joko Seger dan Roro Anteng. Pementasan ini dibacakan secara dramatis oleh aktris ibu kota, Olivia Zalianti, yang sukses membawa ribuan penonton larut dalam perpaduan mitos, alam, dan spiritualitas di panggung terbuka Bromo.

Bupati Probolinggo, Mohammad Haris atau akrab disapa Gus Haris, mengapresiasi partisipasi seluruh elemen, termasuk komunitas seni lokal. “Festival ini adalah cara kita memperkenalkan budaya Tengger kepada dunia. Ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia seni,” ujarnya.

Ketika matahari mulai tenggelam di cakrawala Bromo dan butir pasir menari di udara, langkah-langkah batik itu meninggalkan jejak. Bukan sekadar tarian, tetapi janji: bahwa Batik Line Dance Probolinggo siap melangkah lebih jauh ke panggung nasional—dan Bromo akan tetap menjadi jantung budaya yang hidup dan menginspirasi.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru