Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Program Rutilahu Surabaya, Tekankan Transparansi ke Penerima Manfaat

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, saat memberikan keterangan terkait program Rutilahu Pemkot Surabaya. | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, saat memberikan keterangan terkait program Rutilahu Pemkot Surabaya. | Dok Foto Ho/RadarBangsa

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengapresiasi program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digagas Pemerintah Kota Surabaya. Ia menilai, program tersebut sangat membantu masyarakat kurang mampu untuk memperoleh hunian yang lebih layak dan manusiawi.

Menurut Ning Lia—sapaan akrabnya—program Rutilahu tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap masyarakat kecil. Meski demikian, ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi yang efektif antara pelaksana proyek dan masyarakat penerima manfaat.

“Saya sangat mengapresiasi program Rutilahu ini. Namun saya juga berharap ada komunikasi yang jelas kepada masyarakat terkait proses pembangunan, khususnya mengenai anggaran dan batasan teknis,” ujar Ning Lia, Selasa (24/6/2025).

Ia menjelaskan, tidak jarang masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap hasil akhir pembangunan rumah, sementara anggaran program sudah memiliki pagu tertentu yang harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

“Kadang masyarakat mengira rumahnya akan selesai sempurna—dicat, lengkap, dan siap huni. Padahal, dengan harga bahan bangunan yang terus meningkat, anggaran itu sebenarnya sudah dimaksimalkan. Karena itu, penting agar masyarakat diberikan pemahaman sejak awal, agar tidak terjadi salah persepsi,” terangnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru