BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan meluncurkan Program Beras Desa sebagai upaya memperkuat hilirisasi sektor pertanian dan meningkatkan nilai tambah hasil panen petani. Program tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Selasa (7/7/2026).
Peluncuran Beras Desa menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong petani tidak hanya berperan sebagai penghasil gabah, tetapi juga mampu mengolah, memasarkan, hingga menjual beras secara mandiri. Langkah ini diharapkan memberi manfaat ekonomi yang lebih besar kepada petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui fasilitas pengolahan beras di tingkat desa, rantai distribusi hasil panen diharapkan menjadi lebih pendek sehingga keuntungan tidak banyak tergerus di tingkat perantara. Kondisi tersebut diyakini dapat meningkatkan harga jual gabah, memperkuat daya saing produk lokal, serta membuka peluang usaha baru di pedesaan.
Selain memberikan dampak bagi petani, program ini juga diarahkan untuk menghadirkan beras berkualitas dengan harga yang lebih stabil bagi masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan produk beras asal Bangkalan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan pembangunan sektor pertanian harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, penguatan hilirisasi menjadi salah satu cara agar petani memperoleh nilai ekonomi lebih besar dari hasil panennya.
“Launching Beras Desa ini merupakan langkah nyata untuk membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kita ingin petani Bangkalan tidak hanya berhenti sebagai produsen gabah, tetapi mampu mengelola hasil panennya menjadi produk bernilai tinggi,” kata Lukman.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung modernisasi pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan industri pengolahan hasil pertanian berbasis desa. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi pedesaan sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian Bangkalan.
“Jika petani semakin maju, maka desa akan semakin kuat, ekonomi masyarakat tumbuh, dan Bangkalan akan semakin berdaya. Inilah arah pembangunan yang terus kami perjuangkan, yakni membangun dari desa dengan memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi daerah,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar