Bhabinkamtibmas Takeranklating Tikung Aiptu Ach Safudin Dorong Remaja Cegah Bullying Lewat Asmara Centil

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bhabinkamtibmas Desa Takeran Klating Aiptu Ach. Safudin saat peluncuran dan sosialisasi program ASMARA CENTIL di Ponpes Al-Musa’adah, Tikung, Lamongan, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

Bhabinkamtibmas Desa Takeran Klating Aiptu Ach. Safudin saat peluncuran dan sosialisasi program ASMARA CENTIL di Ponpes Al-Musa’adah, Tikung, Lamongan, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Upaya pencegahan bullying di kalangan remaja terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektoral. Di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan pengasuh pesantren meluncurkan inovasi sosial bertajuk ASMARA CENTIL (Atasi Masalah Remaja untuk Cegah Tindakan Bullying). Kegiatan sosialisasi dan peluncuran program ini digelar di Pondok Pesantren Al-Musa’adah, Desa Takeran Klating, Rabu (21/1/2026).

Program ASMARA CENTIL menyasar pelajar dan remaja dengan tujuan meningkatkan kesadaran tentang dampak bullying, membangun karakter, serta memperkuat ketahanan mental dan sosial generasi muda. Kegiatan berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB dan berjalan tertib serta kondusif.

Pengasuh Ponpes Al-Musa’adah, KH Munir, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran lingkungan pendidikan dan keluarga dalam membentuk akhlak remaja. Ia menilai pesantren dan sekolah memiliki tanggung jawab strategis dalam mencegah kekerasan verbal maupun nonverbal di kalangan anak muda.

“Bullying bukan hanya persoalan individu, tetapi persoalan sosial yang harus ditangani bersama. Pendidikan karakter dan keteladanan menjadi kunci,” ujar KH Munir.

Peluncuran ASMARA CENTIL melibatkan berbagai unsur. Hadir di antaranya Kanit Binmas Polsek Tikung Aiptu M. Irawan, Bhabinkamtibmas Desa Takeran Klating Aiptu Ach. Safudin, M.M., perwakilan Koramil Tikung Serma Riyanto, tenaga kesehatan Puskesmas Tikung dr. Dia dan Titin, serta Kepala KUA Tikung Habib. Santri dan pengasuh pesantren menjadi peserta utama kegiatan.

Materi sosialisasi disampaikan secara komprehensif dari berbagai sudut pandang. Puskesmas Tikung memaparkan dampak trauma psikologis akibat bullying, mulai dari gangguan kepercayaan diri hingga risiko kesehatan mental jangka panjang. Materi ini menekankan pentingnya deteksi dini dan pendampingan bagi korban.

Dari unsur TNI, Koramil Tikung memberikan pembekalan tentang kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara sebagai fondasi pembentukan karakter remaja. Pendekatan ini diarahkan untuk menanamkan nilai tanggung jawab, saling menghormati, dan solidaritas.

Sementara itu, Polsek Tikung melalui Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas menyoroti aspek hukum dan keamanan. Peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, konsekuensi hukum, serta pentingnya menjaga harkamtibmas. Edukasi etika pergaulan dan penggunaan media sosial secara bijak juga menjadi fokus untuk mencegah perundungan digital.

Dari perspektif keagamaan, KUA Tikung menjelaskan bullying dalam sudut pandang hukum Islam. Tindakan perundungan dipandang bertentangan dengan nilai-nilai akhlak, adab, dan prinsip menjaga martabat sesama manusia. Pendekatan ini diharapkan memperkuat kesadaran moral remaja.

Kanit Binmas Aiptu M. Irawan menyampaikan bahwa ASMARA CENTIL dirancang sebagai program preventif yang berkelanjutan. “Kolaborasi lintas sektor ini penting agar pesan pencegahan bullying sampai ke remaja secara utuh hukum, kesehatan, sosial, dan agama,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para pemangku kepentingan berharap ASMARA CENTIL dapat menjadi model pencegahan bullying di wilayah lain di Lamongan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga tumbuh kembang remaja yang sehat, aman, dan berkarakter.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Berita Terbaru