Bhikkhu Thudong Disambut di Masjid Genuk Semarang, Toleransi Lintas Agama Jadi Sorotan

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Bhikkhu Thudong disambut masyarakat dan aparat lintas agama di Masjid Jami Al Falah Genuksari, Semarang, Minggu, 24 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rombongan Bhikkhu Thudong disambut masyarakat dan aparat lintas agama di Masjid Jami Al Falah Genuksari, Semarang, Minggu, 24 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Perjalanan spiritual 16 Bhikkhu Thudong menuju perayaan Waisak 2570 BE menghadirkan pemandangan yang menyita perhatian publik di Kota Semarang, Minggu (24/5/2026). Rombongan pejalan kaki lintas negara itu disambut hangat di Masjid Jami Al Falah Genuksari, Kecamatan Genuk, dalam suasana penuh toleransi dan kebersamaan.

Momentum ini menjadi sorotan karena melibatkan banyak elemen lintas agama, mulai aparat kepolisian, Banser, Pagar Nusa, tokoh agama, hingga masyarakat setempat. Di tengah meningkatnya isu intoleransi di berbagai daerah, suasana damai di Genuk justru memperlihatkan wajah berbeda kehidupan sosial masyarakat.

Rombongan Bhikkhu menjalani perjalanan spiritual bertajuk *Walk For Peace* dari Candi Sima, Donorojo, Jepara menuju Candi Sewu, Klaten. Perjalanan dimulai sejak Rabu (20/5/2026) sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Waisak.

Sekitar pukul 10.57 WIB, rombongan memasuki wilayah Genuk melalui perbatasan Demak–Semarang. Kehadiran mereka langsung mendapat pengawalan ketat namun humanis dari jajaran Polsek Genuk bersama sekitar 100 santri Pagar Nusa.

Iring-iringan kemudian berjalan kaki menuju Masjid Jami Al Falah Genuksari sebagai titik transit dan istirahat.

Suasana haru terlihat saat para Bhikkhu tiba di halaman masjid sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka disambut tokoh agama Islam, unsur Forkompimcam, organisasi masyarakat, hingga warga yang sudah menunggu sejak pagi.

Sedikitnya 250 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya makan siang bersama, acara juga diisi ramah tamah lintas agama yang berlangsung hangat dan cair.

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman sekaligus menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Rismanto.

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di lapangan bukan sekadar pengamanan jalur, tetapi juga bentuk dukungan terhadap kerukunan antarumat beragama di Kota Semarang.

“Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk dukungan terhadap semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Semarang,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Semarang Dr. Wilujeng Agustina Pramestuti, Kabag Kesra Kota Semarang DR. Elly Asmara, Camat Genuk Pranyoto, Danramil Genuk Mayor Inf. Rahmatulloh, unsur FKUB, Muhammadiyah, LDII, Banser, hingga tokoh masyarakat.

Sekitar pukul 14.35 WIB, rombongan Bhikkhu kembali melanjutkan perjalanan menuju Vihara Mahabodhi Semarang dengan pengawalan aparat gabungan dan Banser hingga wilayah Gayamsari.

Perjalanan spiritual itu masih akan berlanjut pada Senin (25/5/2026). Bhikkhu Sangha dijadwalkan menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk agenda ramah tamah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Vihara Tanah Putih dan Ungaran.

Di tengah derasnya polarisasi sosial dan isu intoleransi yang kerap mencuat, suasana di Genuk menjadi gambaran nyata bahwa ruang kebersamaan antarumat beragama masih hidup dan dijaga bersama oleh masyarakat.

“Kami berharap semangat damai dan persaudaraan seperti ini terus terawat di Kota Semarang,” pungkasnya.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru