BMU DBH-CHT 2025 Dorong Daya Saing IKM di Bangkalan

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bangkalan menyalurkan Bantuan Modal Usaha DBH-CHT 2025 kepada pelaku IKM binaan Disperinaker. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Pemkab Bangkalan menyalurkan Bantuan Modal Usaha DBH-CHT 2025 kepada pelaku IKM binaan Disperinaker. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), pemkab menyalurkan Bantuan Modal Usaha (BMU) berupa barang yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun 2025 kepada ratusan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Program ini menjadi bagian dari upaya terstruktur pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pemberdayaan industri lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Penyerahan bantuan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran asisten sekretaris daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat se-Kabupaten Bangkalan, serta pelaku IKM binaan Disperinaker.

Sebanyak 336 pelaku IKM menerima bantuan modal usaha dalam bentuk barang produksi. Seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan, sehingga bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menekankan bahwa penguatan sektor IKM merupakan strategi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. “IKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Ketika mereka tumbuh, perputaran uang akan tetap berada di Bangkalan dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lukman, bantuan modal harus dibarengi dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Dengan demikian, produk lokal Bangkalan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Disperinaker Bangkalan mencatat, program BMU DBH-CHT tidak hanya ditujukan sebagai stimulus jangka pendek, tetapi juga sebagai fondasi penguatan usaha kecil yang berkelanjutan. Pemerintah daerah berharap program ini menjadi pemicu lahirnya IKM yang lebih produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan pasar.

“Ke depan, kami ingin IKM Bangkalan naik kelas, tidak hanya bertahan, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutup Lukman Hakim.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru