BREAKING NEWS: Pria di Lamongan Gantung Diri di Rumah, Polsek Tikung Gercep ke Lokasi

Sabtu, 21 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Lamongan, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di ruang tamu rumahnya, Kapolsek Tikung  saat di TKP  Jumat (20/6/2025) malam. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Seorang pria di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Lamongan, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di ruang tamu rumahnya, Kapolsek Tikung saat di TKP Jumat (20/6/2025) malam. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Seorang pria bernama Nasrip (50), warga Dusun Pengaron, Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam rumahnya, Jumat (20/6/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban ditemukan tergantung di blandar ruang tamu dengan leher terlilit tali tampar warna kuning. Di bawah tubuh korban terdapat kursi plastik warna cokelat yang diduga digunakan untuk memanjat sebelum bunuh diri.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH membenarkan kejadian tersebut. “Benar, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung. Saat ini sudah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim medis,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat malam.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Narlim, Ketua RT setempat. Ia mendapat laporan dari Muning, kakak korban, bahwa rumah adiknya gelap dan tidak ada tanda-tanda kehidupan.

“Saya datangi rumahnya karena lampunya mati. Saat membuka pintu dan hendak menyalakan lampu, saya lihat dari cahaya remang ada sosok tergantung di blandar ruang tamu,” ujar Narlim kepada petugas.

Warga yang datang kemudian memastikan kondisi korban. Setelah menyalakan lampu, terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Narlim lalu menghubungi Kepala Dusun Pengaron dan Kepala Desa Pengumbulanadi. Selanjutnya, laporan disampaikan ke Polsek Tikung dan Puskesmas Tikung.

Tim dari Polsek Tikung bersama petugas medis langsung menuju lokasi. Setelah melakukan olah TKP, petugas mengevakuasi jenazah korban dan melakukan visum luar.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban murni bunuh diri,” jelas Kapolsek.

Hingga kini, motif korban nekat mengakhiri hidup masih dalam penyelidikan. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“Kami masih dalami lebih lanjut terkait penyebab pastinya. Namun sejauh ini dugaan kuat adalah bunuh diri,” tambah Kapolsek Tikung.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru