PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total seluruh akses wisata Gunung Bromo dari lima pintu masuk menyusul kebakaran hutan yang semakin meluas di kawasan Kaldera Bromo.
Penutupan berlaku sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB dan dilakukan untuk mengefektifkan upaya pemadaman sekaligus menjaga keamanan serta keselamatan pengunjung.
Kepala Balai Besar TNBTS, Ir. Rudijanta Tjahja Nugraha, melalui keterangan resmi yang diterima di Kabupaten Pasuruan, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan perkembangan terkini kebakaran hutan di kawasan Bromo.
“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo dari semua pintu masuk, ditutup untuk kunjungan wisata,” katanya.
Lima akses wisata yang ditutup berada di empat daerah. Pintu Cemorolawang berada di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
TNBTS belum menetapkan batas waktu berakhirnya penutupan. Kebijakan tersebut berlaku sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut.
“Penutupan diberlakukan sejak sabtu tanggal 8 agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut,” imbuh Rudijanta.
Bagi wisatawan yang telah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online dan memilih jadwal kunjungan pada masa penutupan, TNBTS memberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang atau refund.
“tentunya dengan terlebih dulu melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS,” terangnya.
Humas Balai Besar TNBTS, Bambang Suriyo, juga mengimbau masyarakat, pengunjung, serta seluruh pelaku usaha jasa agar tidak melakukan aktivitas di kawasan TNBTS selama penutupan.
“Ini demi keselamatan, keamanan, dan keselamatan bersama dengan memperhatikan penggunaan api di Kawasan TNBTS,” tuturnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar