Bromo Terbakar, TNBTS Tutup Total Lima Pintu Wisata

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total seluruh akses wisata Gunung Bromo dari lima pintu masuk menyusul kebakaran hutan yang semakin meluas di kawasan Kaldera Bromo.

Penutupan berlaku sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB dan dilakukan untuk mengefektifkan upaya pemadaman sekaligus menjaga keamanan serta keselamatan pengunjung.

Kepala Balai Besar TNBTS, Ir. Rudijanta Tjahja Nugraha, melalui keterangan resmi yang diterima di Kabupaten Pasuruan, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan perkembangan terkini kebakaran hutan di kawasan Bromo.

“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo dari semua pintu masuk, ditutup untuk kunjungan wisata,” katanya.

Lima akses wisata yang ditutup berada di empat daerah. Pintu Cemorolawang berada di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

TNBTS belum menetapkan batas waktu berakhirnya penutupan. Kebijakan tersebut berlaku sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut.

“Penutupan diberlakukan sejak sabtu tanggal 8 agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut,” imbuh Rudijanta.

Bagi wisatawan yang telah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online dan memilih jadwal kunjungan pada masa penutupan, TNBTS memberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang atau refund.

“tentunya dengan terlebih dulu melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS,” terangnya.

Humas Balai Besar TNBTS, Bambang Suriyo, juga mengimbau masyarakat, pengunjung, serta seluruh pelaku usaha jasa agar tidak melakukan aktivitas di kawasan TNBTS selama penutupan.

“Ini demi keselamatan, keamanan, dan keselamatan bersama dengan memperhatikan penggunaan api di Kawasan TNBTS,” tuturnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru