BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggelar silaturahmi Ramadan bersama insan pers di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (9/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah dan media sekaligus membahas strategi mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di wilayah setempat.
Kegiatan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah serta wartawan dari berbagai media itu juga menjadi momentum memperkuat kemitraan antara Pemkab Bangkalan dan pers. Pemerintah berharap media dapat berperan aktif menyampaikan informasi pembangunan sekaligus membangun optimisme publik terhadap potensi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyoroti kondisi perputaran ekonomi daerah yang selama ini masih bergantung pada dua sumber utama, yakni transfer anggaran dari pemerintah pusat dan remitansi dari masyarakat Bangkalan yang bekerja di luar negeri.
Menurutnya, ketergantungan tersebut membuat pertumbuhan ekonomi daerah berpotensi stagnan jika tidak dibarengi dengan pengembangan sektor ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja.
“Selama ini perputaran ekonomi kita banyak bertumpu pada transfer anggaran dari pusat dan kiriman dari saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri. Ke depan, kita harus menciptakan ekosistem ekonomi baru agar peluang kerja tidak hanya bergantung pada sektor pemerintahan,” ujar Lukman Hakim.
Ia menjelaskan, salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan pemerintah daerah adalah membuka ruang lebih luas bagi investasi. Kehadiran investor dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.
Lukman bahkan menegaskan komitmennya untuk memastikan para investor merasa aman dan nyaman menanamkan modal di Bangkalan.
“Saya berani pasang badan untuk melindungi dan memfasilitasi investor yang ingin masuk ke Bangkalan. Tujuannya jelas, agar ada peluang kerja baru bagi masyarakat dan ekonomi daerah bisa bergerak lebih cepat,” tegasnya.
Selain mendorong investasi, Pemkab Bangkalan juga menyiapkan program penguatan ekonomi lokal, terutama pada sektor pertanian. Salah satu langkah yang tengah dirancang adalah upaya memenuhi kebutuhan beras masyarakat dari produksi petani lokal.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperbesar perputaran ekonomi di dalam daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kalau kebutuhan dasar seperti beras bisa dipenuhi dari petani kita sendiri, maka perputaran ekonominya akan besar di Bangkalan. Uang masyarakat akan berputar di daerah kita sendiri,” jelas Lukman.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menekankan pentingnya peran media sebagai salah satu pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, pemberitaan media memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap perkembangan suatu daerah, termasuk dalam membangun kepercayaan investor.
“Media merupakan salah satu pilar demokrasi dan sarana penting untuk mengetahui apakah sebuah daerah berkembang atau tidak. Karena itu kami ingin bersinergi secara strategis dengan teman-teman wartawan,” ujar Fauzan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak memiliki keinginan untuk mengintervensi independensi pers. Sebaliknya, pemerintah ingin membangun kolaborasi yang konstruktif agar pemberitaan dapat mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin mengintervensi kemerdekaan pers. Yang kami inginkan adalah sinergi strategis, bagaimana teman-teman media dapat memberikan kontribusi secara konstruktif bagi pembangunan Bangkalan,” jelasnya.
Fauzan juga mengajak insan pers untuk menghadirkan pemberitaan yang mendorong optimisme daerah dan memperkuat kepercayaan publik.
“Sebagus apa pun program pemerintah, tanpa dukungan media seakan tidak ada gunanya. Karena itu kami berharap pemberitaan yang hadir bisa membantu mengakselerasi pembangunan, bukan justru memperlambatnya,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar