BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menghadiri talk show yang disiarkan langsung oleh Jawa Pos TV, Senin (9/2/2026), untuk memaparkan arah kebijakan dan tahapan pembangunan daerah ke depan. Dalam dialog tersebut, Bupati menekankan pembangunan Kabupaten Bangkalan dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bupati Lukman menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama. “Salah satu fondasi utama pembangunan adalah penguatan sumber daya manusia. Namun di sisi lain, kita juga menyadari bahwa infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat masih perlu dimaksimalkan. Karena itu, diperlukan intervensi khusus agar pembangunan dapat berjalan seimbang,” ujarnya.
Menurut Bupati, Pemkab Bangkalan telah melakukan clustering pembangunan dalam dua tahap. Tahap pertama, yang berlangsung dalam dua tahun pertama, memprioritaskan pemenuhan infrastruktur dasar dan layanan publik esensial, termasuk jalan, pendidikan, dan kesehatan. Target khusus di tahun 2026 adalah tingkat kemantapan jalan minimal 50 persen, sebagai upaya meningkatkan mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.
Selain itu, peningkatan fasilitas rumah sakit dan sekolah menjadi prioritas agar pelayanan publik dapat dinikmati secara optimal. “Pemenuhan layanan dasar merupakan prasyarat penting sebelum Bangkalan melangkah ke tahap pembangunan berikutnya,” jelas Bupati Lukman. Tahap berikutnya akan mengarah pada pengembangan ekonomi lokal, industri, dan sektor lain yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam dialognya, Bupati juga menekankan pentingnya transportasi dan aksesibilitas sebagai bagian dari pelayanan publik. Ia mengakui meski sebagian masyarakat telah merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, masih terdapat tantangan yang harus terus diperbaiki.
“Tantangan terbesar bukan hanya pada aspek fisik, tetapi bagaimana mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung tahapan pembangunan yang telah direncanakan. Kita perlu meramu semua unsur, baik anggaran, proses, maupun komunikasi, agar pembangunan tidak parsial, tetapi berkelanjutan dan terarah,” tegasnya.
Bupati Lukman menambahkan, potensi Bangkalan dari sumber daya alam maupun budaya masyarakat merupakan modal sosial yang kuat. Dengan pengelolaan tepat dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, potensi tersebut diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
“Kabupaten Bangkalan memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan fokus, konsisten, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar