Bupati Bangkalan Ungkap Kunci Cegah Stunting, Bukan Hanya Soal Ekonomi

Selasa, 1 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lukman Hakim saat menghadiri HKG PKK ke-54, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lukman Hakim saat menghadiri HKG PKK ke-54, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga, terutama melalui perhatian orang tua terhadap kebutuhan gizi anak, dalam peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (31/8/2026).

Peringatan tersebut mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah, Tim Penggerak PKK, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

Lukman menegaskan, pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam proses tumbuh dan berkembangnya anak.

“Pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045. Penyebab stunting tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi keluarga, tetapi juga bagaimana orang tua memperhatikan kebutuhan gizi anak,” tegasnya.

Lukman berharap Tim Penggerak PKK di seluruh tingkatan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program yang telah dirancang berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan keluarga juga perlu dibarengi dengan penguatan ketahanan pangan yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Langkah tersebut penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, bergizi, dan terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader PKK agar mampu menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Kader PKK bukan hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan para kader harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh kader PKK hadir melalui kerja nyata, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Semangat HKG PKK harus diwujudkan melalui aksi nyata. Kader harus hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.

Kecamatan Geger Raih Juara Umum

Peringatan HKG PKK ke-54 juga menjadi ruang apresiasi bagi capaian dan kreativitas kader melalui Lomba Taman Aku Hatinya PKK antar-kecamatan.

Kecamatan Geger meraih Juara I, disusul Kecamatan Sepulu sebagai Juara II dan Kecamatan Socah sebagai Juara III. Harapan I diraih Kecamatan Klampis, Harapan II Kecamatan Labang, dan Harapan III Kecamatan Arosbaya.

Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Kecamatan Geger sebagai Juara Umum dalam rangkaian perlombaan.

Penghargaan juga diberikan kepada Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan atas kolaborasi dan dukungannya dalam menyukseskan berbagai program bersama Tim Penggerak PKK.

Melalui HKG PKK ke-54, Pemkab Bangkalan berharap kolaborasi dengan kader PKK semakin kuat sehingga program pemberdayaan keluarga tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru