Bupati Banyuwangi Ipuk Imbau ASN Hemat BBM, Dorong Gowes dan Transportasi Umum

Minggu, 29 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk saat pimpin apel kebijakan hemat energi, Rabu (25/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk saat pimpin apel kebijakan hemat energi, Rabu (25/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menerapkan langkah penghematan energi sebagai respons atas dinamika global, khususnya potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap pasokan BBM. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani melalui imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain penerapan Work From Home (WFH) satu hari, ASN diminta mengurangi penggunaan kendaraan dinas dan beralih ke transportasi umum, daring, atau sepeda kayuh untuk aktivitas kerja harian.

Kebijakan tersebut diumumkan saat apel bersama ASN di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (25/3/2026). Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta daerah bersiap menghadapi ketidakpastian global.

“Efisiensi energi ini merupakan mitigasi yang harus dilakukan bersama dalam menghadapi ketidakpastian situasi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah,” ujar Ipuk, Kamis (26/3/2026).

Ipuk menambahkan, ASN yang berdomisili dekat dari kantor diharapkan mulai menggunakan sepeda. Selain hemat energi, kebiasaan tersebut juga dinilai menyehatkan. Pemkab sendiri telah lebih dulu mendorong penggunaan transportasi umum setiap hari Jumat.

Tak hanya itu, optimalisasi layanan berbasis digital juga menjadi fokus. Langkah ini dinilai mampu mengurangi mobilitas ASN sekaligus menekan konsumsi BBM kendaraan dinas.

Menurut Ipuk, kebijakan ini bukan untuk menimbulkan kekhawatiran publik, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika global. “Kita berharap konflik segera mereda, namun kita juga harus membiasakan diri menggunakan energi secara bijak,” ujarnya.

Sebagai alumnus Magister Kebijakan Publik Universitas Airlangga, Ipuk menegaskan bahwa efisiensi energi harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari pemerintah daerah sebagai contoh bagi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru