Bupati Ipuk Tenggelamkan Fish Bank Perkuat Ekonomi Nelayan Banyuwangi

Selasa, 16 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama nelayan menenggelamkan fish bank di perairan Desa Patoman, Blimbingsari, Senin (15/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama nelayan menenggelamkan fish bank di perairan Desa Patoman, Blimbingsari, Senin (15/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama kelompok nelayan pesisir Patoman, Kecamatan Blimbingsari, melakukan penenggelaman fish bank di laut setempat, Senin (15/9/2025). Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya konservasi ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Fish bank merupakan rumah buatan bagi ikan yang berfungsi menyerupai terumbu karang. Struktur ini menjadi tempat ikan berkumpul, berlindung, dan berkembang biak sehingga mampu menjaga siklus kehidupan laut. Di Desa Patoman, ada tiga unit fish bank yang ditenggelamkan dari total rencana 80 unit. Titik pemasangan dipilih di zona inti dengan kedalaman 9–12 meter.

Program konservasi ini lahir dari kerja sama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Sinergi Foundation, dan Fish Bank Indonesia. Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa inisiatif tersebut selaras dengan strategi pembangunan berkelanjutan yang diamanatkan RPJMN Presiden dan RPJMD Banyuwangi.
“Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik untuk konservasi laut. Program ini selaras dengan strategi pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan,” kata Ipuk.
Menurut Ipuk, fish bank tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dari sisi lingkungan, keberadaan rumah ikan menjaga keberlanjutan populasi laut. Secara sosial, pembuatan dan pengelolaan fish bank memperkuat budaya gotong royong antar nelayan. Dari sisi ekonomi, ikan yang lebih mudah ditangkap akan meningkatkan penghasilan nelayan.
“Bahkan dari perspektif pariwisata, fish bank bisa berkembang menjadi destinasi wisata bahari sekaligus pusat edukasi,” tambahnya.

Founder Sinergi Foundation sekaligus pencetus Fish Bank Indonesia, Eri Sudewo, menyebut program ini bukan hal baru di Banyuwangi. Sejak 2020, pihaknya telah berkolaborasi dengan nelayan lokal di berbagai titik, termasuk Pantai Bomo dan Badean.
“Awalnya program ini dicoba di Bomo dan Badean, hasilnya berhasil meningkatkan kesejahteraan nelayan. Bahkan kini Desa Bomo berkembang menjadi desa wisata,” ujar Eri. Ia juga menargetkan Banyuwangi menjadi Fish Bank Centre nasional dengan pemasangan sepanjang 100 kilometer pesisir.

Ketua Kelompok Nelayan Benteng Samudra Desa Bomo, Aan Mutowif, membuktikan manfaat fish bank terhadap hasil tangkapan. Populasi ikan seperti kakap merah dan kerapu meningkat signifikan, membuat nelayan tak lagi sepenuhnya bergantung pada musim.
“Kelebihan adanya fish bank, meskipun tidak sedang musim barat ikan tetap ada. Sekali melaut nelayan bisa dapat 5–10 kilogram, bahkan saat musim barat bisa sampai 12 kilogram,” katanya.

“Sekarang dengan satu liter bahan bakar kami bisa melaut tiga hingga empat kali, karena ikan sudah banyak di sekitar fish bank. Nelayan tidak perlu jauh-jauh lagi mencari ikan,” pungkas Aan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru