Bupati Ipuk Tinjau Korban Gempa Banyuwangi, Pastikan Bantuan Perbaikan

Sabtu, 27 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Wongsorejo, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Wongsorejo, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi warga terdampak gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kamis (25/9/2025) sore. Dalam kunjungan pada Jumat (26/9/2025), Ipuk memastikan pemerintah daerah akan membantu perbaikan bangunan yang rusak akibat gempa.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, sedikitnya tujuh bangunan mengalami kerusakan. Rinciannya, enam dapur rumah warga roboh dan satu bangunan masjid mengalami kerusakan cukup serius di bagian atap.

“Kami hari ini mengecek langsung kondisi warga yang terdampak gempa di Banyuwangi. Pemerintah melalui BPBD dan Baznas sudah melakukan pendataan kebutuhan untuk merehabilitasi rumah dan fasilitas ibadah yang rusak,” kata Ipuk saat meninjau lokasi.

Dalam kunjungannya, Ipuk menyambangi dua rumah warga di Desa Bimorejo dan Wongsorejo yang mengalami kerusakan pada bagian dapur, serta meninjau Masjid Babul Muttaqin di Desa Sidodadi yang atapnya ambrol. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Selain melakukan pendataan, Pemkab Banyuwangi juga menyalurkan bantuan darurat kepada warga. Bantuan berupa kebutuhan pokok dan material sementara diserahkan langsung kepada warga terdampak.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Supiyatik (70), warga Desa Bimorejo. Dapur rumah miliknya ambruk setelah diguncang gempa. Kondisi bangunan yang terbuat dari batu bata tanpa tulangan dan pondasi lemah membuat dapur berukuran 5 x 9 meter itu roboh seketika.

“Saat gempa, saya sedang tidak di rumah. Hanya ada anak saya yang berada di depan rumah. Begitu dapat kabar kalau dapur roboh, saya langsung pulang. Awalnya saya kira rumah utama yang ambruk,” tutur Supiyatik. Ia mengaku bersyukur mendapat perhatian langsung dari pemerintah. “Terima kasih Ibu Bupati sudah dibantu,” tambahnya.

Di Desa Sidodadi, kerusakan menimpa Masjid Babul Muttaqin. Bagian atap masjid ambrol tepat saat persiapan acara peringatan Maulid Nabi. Untungnya, masjid dalam keadaan kosong karena jemaah sudah meninggalkan lokasi sekitar satu jam sebelumnya.

“Saya sedang bersih-bersih halaman masjid karena malamnya ada acara maulid. Tiba-tiba atapnya ambruk saat gempa terjadi,” kata M Rokib, takmir masjid.

Meski rusak, Rokib memastikan masjid masih bisa digunakan untuk salat Jumat. “Masjid tetap dipakai, tadi sudah dibawakan terpal untuk penutup sementara sampai perbaikan dilakukan,” ujarnya.

Bupati Ipuk menegaskan, pemerintah akan bergerak cepat memperbaiki kerusakan agar aktivitas warga tidak terganggu. “Kami pastikan bantuan segera ditindaklanjuti agar warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” tegasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru