Bupati Jember Gus Fawait Bongkar Target Baru Perumda Kahyangan untuk Tekan Kemiskinan

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Gus Fawait melantik direksi baru Perumda Kahyangan di Pendapa Wahyawibawagraha. Rabu, 13 Mei 2026 .(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Gus Fawait melantik direksi baru Perumda Kahyangan di Pendapa Wahyawibawagraha. Rabu, 13 Mei 2026 .(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Bupati Jember Muhammad Fawait resmi melantik jajaran direksi baru Perumda Perkebunan Kahyangan di Pendapa Wahyawibawagraha. Pergantian direksi ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendorong pengentasan kemiskinan dan memperkuat ekonomi daerah.

Perumda Kahyangan dinilai memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan yang selama ini identik dengan kantong kemiskinan. Pemerintah daerah kini menargetkan BUMD tersebut tidak hanya mengejar pendapatan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi warga.

Tiga nama resmi dipercaya memimpin Perumda Kahyangan, yakni Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan Perumda Kahyangan harus keluar dari pola lama yang hanya berfokus pada pengelolaan perkebunan tradisional. Menurutnya, perusahaan daerah wajib menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.

“Perumda Perkebunan Kahyangan merupakan salah satu BUMD yang diandalkan Pemerintah Kabupaten Jember. Perannya tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujar Gus Fawait.

Ia menilai direksi baru yang berasal dari latar belakang aktivis diharapkan membawa budaya kerja lebih terbuka, progresif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah juga meminta seluruh kebijakan perusahaan berbasis data dan capaian terukur.

“Direksi harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” tegasnya.

Pemkab Jember saat ini juga tengah menyiapkan revisi Peraturan Daerah tentang BUMD. Langkah tersebut disiapkan untuk membuka ruang usaha baru agar Perumda Kahyangan tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan konvensional.

Gus Fawait menyebut peluang pengembangan usaha dapat diarahkan ke sektor strategis, termasuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, BUMD harus mampu menangkap peluang ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat.

“BUMD harus adaptif terhadap kebutuhan zaman dan mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah maupun nasional,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Kahyangan Gogot Cahyo Baskoro menegaskan pihaknya akan fokus membangun tata kelola perusahaan yang sehat dan transparan. Kepercayaan publik, menurutnya, menjadi modal utama untuk memperkuat perusahaan daerah.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” ujarnya.

Selain pembenahan manajemen, Perumda Kahyangan juga menyiapkan diversifikasi usaha melalui pengembangan kopi specialty, wisata perkebunan, hingga pemanfaatan lahan tidur untuk pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

Pengembangan kawasan Wisata Boma, Rimba Camp Gunung Pasang, Kampung Belgia Sumberwadung, hingga akses wisata Air Terjun Tancak menjadi bagian dari strategi baru perusahaan. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan perkebunan, pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru