KENDAL,RadarBangsa.co.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, pada Jumat (17/4/2026) menindaklanjuti berbagai usulan warga saat, tatap muka dalam program “Satu Siaga” di Wisata di Desa Magelang, Kecamatan Kaliwungu Selatan.
Kegiatan yang dirangkai dengan penanaman pohon, sarapan bersama, hingga dialog terbuka ini sengaja menghadirkan jajaran kepala OPD terkait. Langkah tersebut dilakukan agar setiap aspirasi masyarakat dapat segera direspons dan ditangani langsung oleh dinas teknis di lokasi.
Acara diawali dengan penanaman lima pohon secara simbolis, terdiri dari sukun, kelengkeng, dan kelapa.
Bupati bersama warga melanjutkan dengan sarapan bersama sebelum memasuki sesi diskusi.
Dalam forum tersebut, sejumlah usulan warga langsung mendapatkan perhatian dan tindak lanjut. Salah satunya perbaikan jalan kabupaten ruas Madlung–Sumur yang telah lama rusak. Pemerintah daerah merespons usulan tersebut dan merencanakannya masuk dalam program pembangunan tahun 2027.
Usulan lain datang dari warga terkait pembangunan jembatan penghubung Dukuh Gelung dan Tegalpolo. Jembatan yang saat ini masih berupa sasak dinilai sudah tidak layak. Karena berada di lahan PSDA, pemerintah daerah akan mengupayakan pembangunan melalui program TNI.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, persoalan sosial juga turut ditangani secara langsung. Seorang warga mengusulkan bantuan kaki palsu bagi anggota keluarganya yang mengalami amputasi. Meski hasil verifikasi Dinas Sosial menunjukkan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat bantuan pemerintah karena masuk kategori desil enam, Pemkab Kendal tetap mencarikan solusi.
Pemerintah daerah kemudian menghubungkan warga tersebut dengan Baznas agar bantuan dapat diberikan melalui jalur nonpemerintah.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah jemput bola pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan penanganan masalah dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kegiatan ini merupakan upaya jemput bola pemerintah dalam menyerap aspirasi warga sekaligus memastikan penanganan masalah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Lainnya:
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
- Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








