LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Festival Dayung Tejoasri (FDT) antar desa se-Jawa Timur sukses digelar di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan piala kepada para juara yang dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur serta Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Dayung Tejoasri. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga desa sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah.
“Festival Dayung Tejoasri bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi dan sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Bupati Yuhronur.
Kadispora Jatim yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA., turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan FDT dari tahun ke tahun. Menurutnya, gelaran tersebut semakin menunjukkan kualitas dan daya tarik yang besar.
“Gelaran Festival Dayung Tejoasri semakin menunjukkan kualitas dan daya tarik yang luar biasa. Kami melihat potensi besar dalam acara ini untuk menjadi salah satu agenda resmi tingkat provinsi di masa depan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyatakan komitmen mendukung keberlangsungan FDT. Kolaborasi yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan diharapkan dapat meningkatkan skala kegiatan dan dampak positifnya bagi masyarakat Jawa Timur.
“Pemerintah Provinsi Jatim berharap FDT tahun-tahun yang akan datang dapat berkolaborasi lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan skala dan dampak positifnya bagi masyarakat Jawa Timur,” imbuhnya.
Pada penutupan, piala diserahkan kepada peserta yang meraih posisi terbaik. Desa Jumpirejo, Kabupaten Sidoarjo, menjadi juara pertama, disusul Dusun Pupus Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan sebagai juara kedua. Juara ketiga diraih Desa Tebaloan, Kabupaten Gresik, sedangkan juara harapan diraih Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.
Prestasi Desa Jumpirejo diharapkan memotivasi desa-desa lain meningkatkan kemampuan dalam olahraga dayung. FDT juga diharapkan mendorong olahraga dayung semakin memasyarakat dan melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Festival Dayung Tejoasri turut diharapkan menjadi katalisator pengembangan pariwisata berbasis sungai di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya. Pelaksanaan FDT juga memperlihatkan keterlibatan peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur melalui kompetisi antardesa. Penyerahan piala menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan tahun ini di wilayah Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar