Bupati Malang Sanusi Berangkatkan Aisyah ke Dubai, Finalis 6 Besar Dubai International

Jumat, 20 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang M. Sanusi menyerahkan bantuan kepada Aisyah sebelum bertolak ke Dubai, Rabu (18/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang M. Sanusi menyerahkan bantuan kepada Aisyah sebelum bertolak ke Dubai, Rabu (18/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang M. Sanusi resmi memberangkatkan Aisyah Ar Rumy, siswi kelas IV SD Tahfidz Al Quran Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, untuk mengikuti ajang Dubai International Holy Qur’an Award di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (18/2) siang. Aisyah tercatat sebagai perwakilan Indonesia dan telah masuk enam besar kandidat penerima penghargaan internasional tersebut.

Pelepasan dilakukan langsung di lingkungan sekolah dengan dihadiri Kepala BAZNAS Kabupaten Malang dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi menyerahkan Al Quran serta bantuan uang saku sebesar Rp32 juta untuk mendukung kebutuhan pribadi Aisyah selama sepekan mengikuti rangkaian kegiatan di Dubai.

“Semua akomodasi ditanggung panitia. Pemerintah Kabupaten Malang membantu uang saku Rp32 juta sebagai bentuk dukungan moral dan motivasi. Aisyah ini siswa pertama dari Kabupaten Malang yang mewakili Indonesia di ajang tersebut dan sudah masuk enam besar,” ujar Sanusi.

Ia menegaskan, dukungan terhadap Aisyah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong prestasi generasi muda, baik di bidang akademik, olahraga, maupun keagamaan. Menurutnya, capaian Aisyah menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pendidikan berbasis karakter dan keagamaan di daerah mampu bersaing di level internasional.

Sanusi juga menyinggung program “Sekolah Plus Ngaji” yang diterapkan di Kabupaten Malang melalui kebijakan bupati. Program tersebut mewajibkan siswa membaca Al Quran sebelum jam pelajaran dimulai, sementara siswa nonmuslim diarahkan mempelajari kitab suci sesuai agamanya masing-masing melalui pendekatan moderasi beragama.

“Harapannya akan lahir Aisyah-Aisyah lain dari Kabupaten Malang. Pemerintah hadir memberi dukungan sesuai kemampuan daerah,” katanya.

Sementara itu, Aisyah yang didampingi orang tuanya, M. Qowiyyul Huda dan Maisyaroh Cholilah, mengaku bersyukur atas dukungan pemerintah daerah. Ia menyatakan telah melakukan persiapan intensif dengan membaca 3 hingga 5 juz setiap hari dan kini telah menghafal 26 juz Al Quran.

“Mohon doa agar lancar dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik,” ujar Aisyah singkat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru