Bupati Malang Tinjau Lokasi Banjir Sitiarjo Sumbermanjing Wetan

- Redaksi

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M saat meninjau  lokasi terdampak banjir di Desa Sitiarjo, Minggu (21/9/2025).(Dok Prokopim via RadarBangsa)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Sitiarjo, Minggu (21/9/2025).(Dok Prokopim via RadarBangsa)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Banjir tahunan kembali melanda Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (20/9/2025). Sebanyak 830 kepala keluarga atau 2.228 jiwa tercatat terdampak bencana ini, menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Bupati Malang, yang akrab disapa Abah Sanusi, meninjau langsung Dusun Rowo Terate dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga. “Kemarin di sini banjir. Rumah warga terdampak banjir dan lumpur sudah dibersihkan. Di tempat ini memang muaranya sungai. Kalau di Desa Klepu hujan deras, pasti disini banjir, hampir tiap tahun mesti banjir. Pemerintah Kabupaten Malang juga serahkan bantuan bagi warga yang terdampak kemarin,” jelasnya saat meninjau lokasi siang tadi.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, kompor, kasur lipat, perlengkapan keluarga anak (family kits), makanan siap saji, hingga pakaian ganti. Penyaluran dilakukan langsung oleh Bupati Malang, Kapolres Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, dan Ketua Bhayangkari Polres Malang di Pendopo Kantor Desa Sitiarjo.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Sanusi menyoroti kesiapsiagaan warga setempat. Menurutnya, masyarakat Desa Sitiarjo telah teredukasi sebagai Desa Tanggap Bencana. Banyak rumah yang sudah meninggikan lantai hingga garasi mobil, serta menyiapkan diri saat peringatan dini banjir muncul. “Warga di sini sudah persiapan dalam kewaspadaan terhadap potensi banjir. Mereka langsung bersiap begitu mendengar peringatan bakal terjadi banjir. Kebiasaan ini membuat mereka bisa menyelematkan diri,” kata Abah Sanusi.

Bupati juga menekankan pentingnya mitigasi untuk menghadapi banjir tahunan. Pemkab Malang akan terus melakukan upaya pencegahan, termasuk memanfaatkan Early Warning System (Sistem Peringatan Dini). “Upaya pencegahan ya mitigasi kepada masyarakat karena masyarakat tidak mau direlokasi dan sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Berita Terbaru