MALANG, RadarBangsa.co.id – Banjir tahunan kembali melanda Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (20/9/2025). Sebanyak 830 kepala keluarga atau 2.228 jiwa tercatat terdampak bencana ini, menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Bupati Malang, yang akrab disapa Abah Sanusi, meninjau langsung Dusun Rowo Terate dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga. “Kemarin di sini banjir. Rumah warga terdampak banjir dan lumpur sudah dibersihkan. Di tempat ini memang muaranya sungai. Kalau di Desa Klepu hujan deras, pasti disini banjir, hampir tiap tahun mesti banjir. Pemerintah Kabupaten Malang juga serahkan bantuan bagi warga yang terdampak kemarin,” jelasnya saat meninjau lokasi siang tadi.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, kompor, kasur lipat, perlengkapan keluarga anak (family kits), makanan siap saji, hingga pakaian ganti. Penyaluran dilakukan langsung oleh Bupati Malang, Kapolres Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, dan Ketua Bhayangkari Polres Malang di Pendopo Kantor Desa Sitiarjo.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati Sanusi menyoroti kesiapsiagaan warga setempat. Menurutnya, masyarakat Desa Sitiarjo telah teredukasi sebagai Desa Tanggap Bencana. Banyak rumah yang sudah meninggikan lantai hingga garasi mobil, serta menyiapkan diri saat peringatan dini banjir muncul. “Warga di sini sudah persiapan dalam kewaspadaan terhadap potensi banjir. Mereka langsung bersiap begitu mendengar peringatan bakal terjadi banjir. Kebiasaan ini membuat mereka bisa menyelematkan diri,” kata Abah Sanusi.
Bupati juga menekankan pentingnya mitigasi untuk menghadapi banjir tahunan. Pemkab Malang akan terus melakukan upaya pencegahan, termasuk memanfaatkan Early Warning System (Sistem Peringatan Dini). “Upaya pencegahan ya mitigasi kepada masyarakat karena masyarakat tidak mau direlokasi dan sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar