PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan penghargaan kepada institusi dan perangkat daerah yang dinilai paling inovatif dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah. Penghargaan ini dikemas dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, yang penyerahannya dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama Wakil Bupati, Shobih Asrori, dalam Malam Resepsi Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096, Kamis (18/9/2025).
Acara yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut menjadi ajang apresiasi bagi para inovator yang masuk dalam Top 10 Inovator Pengirim Inovasi Terbanyak. Di antaranya, RSUD Grati yang keluar sebagai institusi paling terinovatif dengan 16 inovasi yang berhasil diaplikasikan. Disusul RSUD Bangil yang menyumbangkan 12 inovasi dan mendapat predikat “Sangat Inovatif”.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Puskesmas Nguling dengan 12 inovasi, SMPN 4 Nguling dengan 7 inovasi, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang melaporkan 5 inovasi. Beberapa institusi lain yang mendapat pengakuan atas kreativitasnya meliputi Puskesmas Bangil, Puskesmas Grati, Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Tutur, hingga SMPN 2 Nguling yang masing-masing mencatatkan 3 inovasi.
Menurut data Pemkab Pasuruan, sepanjang pelaporan IGA 2025 tercatat 122 inovasi dari 54 inovato. Hasilnya, Kabupaten Pasuruan memperoleh nilai rata-rata 75,53 dan berhak atas predikat “Sangat Inovatif” dalam penilaian mandiri yang dilakukan Kemendagri.
Bupati Rusdi menegaskan bahwa inovasi adalah kunci mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan kualitas pembangunan. “Selamat kepada para pemenang. Teruslah berinovasi dan berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap perangkat daerah memiliki potensi yang bisa dikembangkan, sehingga semangat berinovasi tidak boleh berhenti. “Kita semua punya peran dan kontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, harus saling support agar semuanya bisa berkembang sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Pasuruan menjelaskan, pencapaian ini tidak lepas dari penjaringan inovasi melalui INOPAMAS (Inovasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan) serta program jemput bola kepada para perangkat daerah. “Kami dorong agar seluruh OPD berani berkreasi. Ke depan, targetnya bukan hanya jumlah, tapi juga kualitas dan dampak inovasi terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Apresiasi ini diharapkan mampu menjadi penyemangat baru bagi perangkat daerah untuk terus menghasilkan ide segar yang memberi manfaat langsung. “Inovasi bukan hanya soal penghargaan, tapi bagaimana kita hadir memberi solusi nyata untuk masyarakat,” tutup Bupati Rusdi dengan optimistis.
Lainnya:
- DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








