Bupati Pasuruan Buka Suara Soal Guru Viral Mengeluh Jarak Sekolah

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo memberikan klarifikasi kepada media terkait viralnya curhatan guru SDN Mororejo II, Nur Aini, (Foto: Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo memberikan klarifikasi kepada media terkait viralnya curhatan guru SDN Mororejo II, Nur Aini, (Foto: Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Pasuruan akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait viralnya video curhatan Nur Aini, guru SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, yang mengadu kepada konten kreator Cak Sholeh mengenai jarak rumah dan tempat tugasnya. Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan agar publik memperoleh gambaran yang utuh dan tidak terjebak pada narasi sepihak.

Pernyataan tersebut disampaikan Rusdi usai menghadiri pemusnahan barang bukti perkara umum dan khusus di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Menjawab pertanyaan media, Rusdi menegaskan pemerintah berkewajiban memberikan klarifikasi karena kasus ini terlanjur menyedot perhatian masyarakat.

“Pemkab Pasuruan perlu meluruskan informasi yang beredar agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu atau pernyataan yang belum tentu benar,” ujar Rusdi. “Kepada semuanya, jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu atau pernyataan yang disampaikan oleh yang bersangkutan atas nama Nur Aini,” tambahnya.

Menurut Rusdi, Nur Aini saat ini tengah menjalani sidang indisipliner ASN di BKPSDM Kabupaten Pasuruan. Evaluasi kinerja selama dua tahun terakhir, kata dia, juga menunjukkan hasil yang tidak memenuhi ekspektasi.

“Sebenarnya yang bersangkutan sekarang lagi proses sidang disiplin ASN. Dua tahun terakhir kinerjanya dievaluasi dan hasilnya di bawah ekspektasi,” tutur Rusdi.

Rusdi meminta Nur Aini bersikap terbuka dan bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap tindakan yang telah dilakukan, terutama setelah videonya viral di media sosial.

“Kami imbau yang bersangkutan untuk gentle. Semua dihadapi dengan baik, karena setiap perbuatan pasti ada konsekuensinya,” kata Rusdi menegaskan.

Ia menjelaskan, Nur Aini merupakan ASN yang mendaftar pada formasi CPNS guru di SDN Mororejo II. Karena itu, kata Rusdi, konsekuensi penempatan seharusnya dipahami sejak awal, termasuk kondisi geografis sekolah yang berada di wilayah pegunungan.

“SDN Mororejo II memang kekurangan tenaga pengajar dan formasi CPNS ditempatkan di sana. Ini sudah menjadi konsekuensi profesinya,” jelasnya.

Dalam video yang viral, Nur Aini mengaku harus menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer pulang-pergi setiap hari karena jarak rumahnya di Bangil ke sekolah mencapai 57 kilometer. Keluhan itu direkam oleh Cak Sholeh dan diunggah hingga memicu beragam respons warganet.

Rusdi juga mengajak Cak Sholeh dan pihak lain yang menyoroti kasus ini untuk datang langsung ke Pasuruan agar mendapatkan informasi akurat.

“Ayo monggo ke Kabupaten Pasuruan. Kita berdiskusi baik-baik supaya panjenengan tahu siapa sebenarnya Nur Aini ini. Jangan sampai kena prank seperti yang lain, termasuk teman-teman di DPRD,” ujarnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga
Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin
Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi
Buket Mawar dari Mahasiswa Polteksi untuk Ning Lia, Kisah Haru di Balik Perjuangan KIP Kuliah
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
DPD RI Lia Istifhama Puji Polteksi Gresik, Lulusan Tembus Jepang-Korea hingga Lahirkan Inovasi untuk Pedagang Kecil
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:54 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:33 WIB

Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB