Bupati Yuhronur dan Gubernur Khofifah Bangun Sinergi Pesantren untuk Lamongan Maju

Minggu, 26 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kawasan Gadjah Mada, Lamongan, Minggu (26/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kawasan Gadjah Mada, Lamongan, Minggu (26/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Lamongan berlangsung meriah. Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan Gadjah Mada, Minggu (26/10/2025), untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari jalan sehat, istighosah akbar, hingga doa bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Ketua PC Muslimat NU Lamongan, Kartika Hidayati. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, menjadikan momentum Hari Santri tidak hanya sebagai peringatan seremonial, tetapi juga pengingat pentingnya peran santri dalam pembangunan daerah.

Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat implementasi program unggulan daerah, yakni **“Lamongan Nyantri.”** Program tersebut dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kesalehan sosial dan memperkokoh karakter masyarakat yang berakhlak mulia.

“Melalui Lamongan Nyantri, kami ingin merawat nilai-nilai kesalehan sosial agar menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi yang beradab dan berakhlakul karimah,” ujar Yuhronur dalam sambutannya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah melibatkan kalangan pesantren dan santri dalam berbagai program pembangunan. Bahkan, peran mereka turut hadir dalam pelaksanaan program prioritas, baik daerah maupun nasional, seperti **Cek Kesehatan Gratis (CKG)** dan **Makan Bergizi Gratis (MBG)**.

Yuhronur menilai, pesantren dan santri memiliki kontribusi signifikan tidak hanya dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam membangun dimensi moral, spiritual, dan sosial-ekonomi masyarakat.

“Pembangunan sumber daya manusia di Lamongan memerlukan semua komponen sains, akademik, spiritual, dan moral. Integrasi keempat unsur ini akan melahirkan SDM unggul yang siap membangun daerah di masa depan,” tuturnya.

Senada dengan hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU periode 2025–2030, menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme dan spiritualitas dalam pembentukan karakter generasi muda.

Menurut Khofifah, pendekatan pendidikan berbasis pesantren mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas tinggi. Ia menilai bahwa nilai-nilai keislaman yang diajarkan di pesantren menjadi fondasi kuat dalam membangun etika dan tanggung jawab sosial.

“Santri selama masa belajar dibekali dua pendekatan: profesional dan spiritual. Kombinasi ini melahirkan manusia yang tidak hanya terampil, tetapi juga berintegritas dan memiliki komitmen tinggi. Inilah karakter SDM yang akan mendorong kemajuan daerah dan bangsa,” tegas Khofifah.

Peringatan Hari Santri Nasional di Lamongan tahun ini tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga dimaknai sebagai momentum reflektif. Pemerintah daerah berharap semangat santri menjadi kekuatan sosial baru untuk memperkuat ketahanan moral dan pembangunan berkelanjutan di Lamongan.

Dengan semangat “Lamongan Nyantri”, pemerintah dan masyarakat diharapkan terus menjaga sinergi antara tradisi keagamaan, kemajuan pendidikan, dan inovasi pembangunan daerah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru