Buruh Pasuruan Datangi Posko Disnaker, Konsultasi Soal Kepastian Pencairan THR

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas konsultasi pekerja di Posko Pengaduan THR Disnaker Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Aktivitas konsultasi pekerja di Posko Pengaduan THR Disnaker Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibuka Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pasuruan mulai didatangi sejumlah pekerja dari berbagai perusahaan. Hingga H-9 Lebaran, sedikitnya lima kelompok buruh tercatat datang untuk berkonsultasi terkait kepastian pencairan hak mereka.

Mayoritas pekerja yang datang mengaku belum menerima informasi jelas mengenai jadwal pembayaran THR dari perusahaan tempat mereka bekerja. Kondisi ini membuat para buruh memilih mendatangi posko pengaduan untuk meminta penjelasan sekaligus perlindungan atas hak normatif mereka.

Salah satu pekerja pabrik di wilayah Bangil, Aris, mengaku datang secara mandiri tanpa didampingi serikat pekerja. Ia berharap kedatangannya ke posko Disnaker dapat membantu menyampaikan keluhan para pekerja kepada pihak perusahaan.

“Saya bekerja sudah empat tahun, meskipun masih di perusahaan berbentuk CV tapi THR kan hak pekerja. Semoga dengan kami datang ke sini bisa langsung difasilitasi dan disampaikan ke tempat kerja kami,” ujar Aris.

Fenomena serupa juga dialami sejumlah pekerja lain yang mendatangi posko. Sebagian besar ingin memastikan hak mereka tetap diberikan, terutama bagi pekerja dengan status kontrak maupun outsourcing yang kerap mempertanyakan mekanisme perhitungan tunjangan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin, mengatakan aktivitas konsultasi di posko THR mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

“Sampai sekarang tercatat sudah ada lima kelompok pekerja yang datang untuk berkonsultasi mengenai teknis pembayaran THR mereka,” kata Rakhmat, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, mayoritas pertanyaan yang disampaikan pekerja berkaitan dengan jadwal pencairan THR serta mekanisme perhitungan bagi pekerja dengan status non tetap.

“Paling banyak memang tentang pencairan tunjangan bagi karyawan yang status kerjanya kontrak atau outsourcing,” imbuhnya.
Di sisi lain, Disnaker Kabupaten Pasuruan juga melakukan inventarisasi terhadap perusahaan-perusahaan besar di wilayahnya untuk memantau kesiapan pembayaran THR tahun ini. Langkah ini dilakukan guna memastikan perusahaan mampu memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.

Rakhmat menegaskan, hingga saat ini sebagian besar perusahaan di Pasuruan menyatakan komitmennya untuk membayar THR tepat waktu. Kedatangan para pekerja ke posko pun masih sebatas konsultasi administratif, belum masuk tahap pengaduan pelanggaran.

“Perusahaan-perusahaan sejauh ini menyatakan komitmen mereka, dan kedatangan perwakilan di posko kami masih sebatas konsultasi administratif saja,” jelasnya.

Disnaker memastikan posko pengaduan THR akan tetap beroperasi hingga setelah Lebaran untuk memastikan seluruh pekerja menerima haknya secara penuh.

Rakhmat berharap langkah lima kelompok pekerja yang lebih dulu berkonsultasi dapat mendorong buruh lain untuk berani melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran pembayaran THR di tempat kerja mereka.

“Diharapkan pekerja lain tidak ragu melapor jika ada indikasi pelanggaran aturan THR,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru