Dari Ranjang RSUD, Maestro Gandrung Mbok Temu Tetap Lantunkan ‘Layar Kumendung’ Saat Dijenguk Bupati Banyuwangi

Jumat, 26 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mbok Temu melantunkan tembang Layar Kumendung saat dijenguk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di RSUD Blambangan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Mbok Temu melantunkan tembang Layar Kumendung saat dijenguk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di RSUD Blambangan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Semangat hidup maestro Gandrung Banyuwangi, Mbok Temu, tetap menyala meski tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Blambangan. Dari atas ranjang rumah sakit, seniman sepuh itu melantunkan tembang legendaris Layar Kumendung saat dijenguk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (24/12/2025).

Mbok Temu dirawat sejak Senin malam (22/12/2025) akibat mengalami patah tulang panggul sebelah kiri yang membuatnya kesulitan bergerak. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani tindakan medis berupa operasi penggantian sendi panggul yang dilakukan pada Selasa pagi (23/12/2025) oleh tim dokter RSUD Blambangan.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Ipuk datang memberikan dukungan moril. “Cepat sembuh ya, Mbok. Tetap semangat,” ujar Ipuk sambil menggenggam tangan sang maestro. Kunjungan itu turut didampingi Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri.

Percakapan ringan pun mengalir, membahas kondisi kesehatan Mbok Temu hingga kenangan perjalanan panjangnya sebagai seniman Gandrung. Di tengah obrolan tersebut, Mbok Temu tiba-tiba melantunkan tembang Layar Kumendung dengan suara khasnya yang tetap lantang dan berkarakter.

Tembang Layar Kumendung dikenal sebagai lagu penutup dalam pertunjukan Gandrung. Liriknya sarat pesan moral tentang perjuangan, kecintaan pada tanah air, dan keteguhan generasi muda menjaga jati diri budaya.

“Bu Ipuk tadi minta saya tetap semangat. Ini bukti kalau saya masih kuat. Masih bisa nyanyi walaupun lagi sakit,” ucap Mbok Temu sambil tersenyum.

Ipuk mengaku terharu melihat semangat Mbok Temu yang tak luntur meski tengah menghadapi ujian kesehatan. Ia berharap sang maestro segera pulih agar bisa kembali berkarya. “Semoga Mbok Temu cepat sehat, supaya bisa menari dan nyinden lagi. Banyuwangi masih sangat membutuhkan panjenengan,” tutur Ipuk.

Mbok Temu merupakan salah satu ikon seni Gandrung Banyuwangi yang namanya telah dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri. Dedikasinya dalam melestarikan budaya daerah mengantarkannya meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Perjalanan Mbok Temu di dunia seni dimulai sejak usia 15 tahun. Hingga kini, ia tetap aktif berkarya. Bahkan sebelum jatuh sakit, Mbok Temu sempat tampil dalam drama musik kolosal bersama grup band Kotak pada konser kemanusiaan dalam rangka Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba), 20 Desember 2025. Grup band Kotak pun diketahui turut menjenguk Mbok Temu di rumah sakit.

Dikenal dengan karakter vokal melengking tinggi dan timbre suara yang kuat, Mbok Temu menjadi representasi hidup ketangguhan seni tradisi Banyuwangi. Di tengah keterbatasan fisik, suaranya tetap menjadi simbol keteguhan budaya yang tak lekang oleh waktu.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru