SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Lebih dari 200 warga Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, diberangkatkan mengikuti ziarah Wali 5 oleh anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Demokrat, Dedi Irwansah, Minggu (17/5/2026). Kegiatan wisata religi itu menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Suasana Balai Desa Tanggul sejak pagi tampak ramai dipenuhi warga yang bersiap mengikuti perjalanan ziarah religi menuju makam para wali di Jawa Timur. Empat bus disiapkan untuk mengangkut rombongan yang berangkat sekitar pukul 07.00 WIB.
Rombongan terlebih dahulu menuju Makam Sunan Ampel Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah makam wali di Kabupaten Tuban. Kegiatan itu digagas anggota DPRD Jawa Timur Dapil II Sidoarjo dari Fraksi Demokrat, Dedi Irwansah, S.Pd., MM, bersama tokoh masyarakat setempat, Syaiful Akhmadi.
Tak sekadar perjalanan religi, kegiatan ini juga diwarnai sosialisasi bertema “Optimalisasi Peran Pemerintah dalam Mewujudkan Masyarakat yang Adil dan Sejahtera” yang digelar sebelum keberangkatan.
Di hadapan peserta, Dedi Irwansah meminta seluruh jamaah menjaga ketertiban selama perjalanan dan memanfaatkan ziarah sebagai momentum memperkuat doa untuk masyarakat.
“Saya titip doa untuk seluruh masyarakat, khususnya warga Tanggul. Semoga ziarah dan tawasul ini membawa keberkahan, kesejahteraan, serta kemajuan bagi masyarakat,” ujar Dedi.
Kegiatan tersebut mendapat respons antusias dari warga. Banyak peserta mengaku jarang memiliki kesempatan mengikuti perjalanan ziarah bersama dalam jumlah besar karena keterbatasan biaya maupun akses transportasi.
Selain menyiapkan armada bus, Dedi juga memberikan bantuan uang transport kepada seluruh peserta. Langkah itu dinilai membantu warga agar bisa mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman.
Rombongan dipimpin Ustaz H. Irfan Fadoli yang memandu doa serta rangkaian tawasul selama perjalanan. Nuansa religius terlihat sejak keberangkatan, ketika para peserta bersama-sama melantunkan doa sebelum bus bergerak meninggalkan lokasi.
Menurut panitia, kegiatan seperti ini bukan hanya soal wisata religi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin sibuk, ruang kebersamaan dinilai menjadi hal penting yang mulai jarang ditemukan.
“Harapannya kegiatan ini membawa manfaat spiritual dan mempererat kebersamaan warga sampai kembali ke Desa Tanggul dengan selamat,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Bagi sebagian warga, perjalanan ziarah ini menjadi bentuk ikhtiar batin untuk memohon keberkahan hidup, keselamatan keluarga, hingga harapan ekonomi yang lebih baik. Momentum kebersamaan itu juga menjadi ruang silaturahmi lintas usia yang jarang terjadi dalam aktivitas sehari-hari.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan sosial dan spiritual yang menyentuh langsung warga. “Agenda seperti ini menjadi perhatian publik karena dinilai menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat bawah,”pungkasnya.
Penulis : Rino
Editor : Zainul Arifin


















Komentar