Dekranasda Lamongan Gelar Workshop Batik

Kamis, 11 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta workshop batik berfoto bersama usai kegiatan yang digelar Dekranasda Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/9). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta workshop batik berfoto bersama usai kegiatan yang digelar Dekranasda Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/9). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menyambut lomba desain motif batik 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 16 September mendatang, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan menggelar workshop batik untuk para peserta. Kegiatan berlangsung di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/9), sekaligus dirangkai dengan technical meeting.

Workshop ini dibuka oleh Ketua Harian Dekranasda Lamongan, Anang Taufik. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut digelar bukan hanya untuk menyiapkan peserta menghadapi lomba, tetapi juga memberi pemahaman lebih dalam mengenai teknik membatik.

“Workshop batik tahun ini kami adakan sebelum lomba, tujuannya agar peserta memahami bahwa membatik tidak sekadar menggambar, tapi juga mengenal teknik sesuai kaidah. Dengan begitu, mereka turut melestarikan warisan budaya bangsa,” ujar Anang.

Dalam sesi workshop, narasumber Lintu Tulistyantoro memaparkan kekhasan batik Lamongan. Ia menyebutkan, batik asal daerah ini masuk kategori batik pesisir. Coraknya didominasi ragam hias flora dan fauna yang natural, warna-warna cerah seperti merah dan biru, serta motif yang banyak terinspirasi dari kehidupan masyarakat pesisir.

Selain pelatihan, panitia juga menjelaskan aturan lomba kepada 180 peserta yang telah mendaftar. Tahun ini, lomba desain mengusung tema makanan dan wisata Lamongan, dua ikon yang selama ini menjadi daya tarik daerah.

Untuk kategori SD/MI kelas 1–3, peserta akan menggambar langsung di Pendopo Lokatantra dengan media pensil warna atau crayon. Sedangkan kategori SD/MI kelas 4–6 dan SMP/MTs menggunakan cat air atau cat minyak di lokasi lomba pada 16 September. Sementara kategori umum, dengan rentang usia 15–50 tahun, dapat mengerjakan karya di rumah dengan syarat menyiapkan tiga desain motif batik.

Panitia menekankan, seluruh karya yang dikirimkan harus orisinal dan belum pernah dilombakan di ajang serupa.

Melalui lomba ini, Dekranasda Lamongan berharap lahir ide-ide kreatif dari generasi muda maupun masyarakat umum. Tak hanya menjadi ajang prestasi, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat identitas Lamongan sebagai daerah dengan tradisi membatik yang khas.

“Batik Lamongan punya ciri unik, dan lomba ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kebanggaan sekaligus melahirkan desainer motif baru yang siap memperkenalkan kekayaan lokal ke tingkat lebih luas,” pungkas Anang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru