Desa Randupitu Pasuruan Kini Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Berkat Teknologi Pirolisis ITS

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim ITS menyerahkan dan mendemonstrasikan mesin pirolisis kepada Pemerintah Desa Randupitu di TPS 3R Pempes Community, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (5/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Tim ITS menyerahkan dan mendemonstrasikan mesin pirolisis kepada Pemerintah Desa Randupitu di TPS 3R Pempes Community, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (5/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Inovasi pengelolaan sampah di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan kembali berkembang. Setelah berhasil mengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau briket bahan bakar padat, kini desa tersebut mampu mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif cair melalui teknologi pirolisis.

Pengembangan itu terwujud setelah Pempes Community bersama Pemerintah Desa Randupitu menerima hibah mesin pirolisis dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam Program Pengabdian Masyarakat yang diserahkan pada Rabu (5/8/2026).

Penyerahan hibah berlangsung di TPS 3R Pempes Community, Dusun Babat. Kegiatan tersebut dihadiri dosen pembimbing ITS Prof. Suprapto, tenaga kependidikan Ervan dan Selamet, serta tujuh mahasiswa Program Studi Kimia ITS yang sekaligus mendemonstrasikan cara pengoperasian mesin.

Mesin pirolisis bekerja dengan metode pemanasan tanpa pembakaran langsung (thermal cracking) untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar cair. Dalam waktu sekitar 60 menit, alat tersebut mampu mengolah hingga lima kilogram sampah plastik menjadi sekitar satu liter bahan bakar alternatif.

Teknologi ini menjadi pengembangan baru dalam sistem pengelolaan sampah di Desa Randupitu yang sebelumnya dikenal mampu mengolah limbah menjadi RDF. Kehadirannya membuka peluang pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi.

Prof. Suprapto mengatakan hibah mesin tersebut merupakan bentuk kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna di tingkat desa.

“Harapan kami, teknologi ini mampu membantu mengurangi sampah plastik secara signifikan sekaligus memberikan nilai tambah bagi warga melalui pemanfaatan hasil olahannya sebagai energi alternatif,” ujarnya.

Kepala Desa Randupitu, Mochamad Fuad, menilai teknologi pirolisis menjadi bagian dari pengembangan inovasi pengelolaan sampah yang telah berjalan di desanya. Menurutnya, kehadiran mesin tersebut memperluas pilihan hilirisasi limbah sehingga sampah memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kolaborasi ini mempertegas bahwa inovasi dalam pengelolaan sampah tidak hanya lahir di laboratorium kampus, tetapi juga bisa tumbuh, berdampak, dan berkembang di tingkat desa,” kata Fuad.

Ia menambahkan pendampingan dari ITS akan menjadi faktor penting agar mesin pirolisis dapat dioperasikan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan teknologi dan semangat gotong royong, kami akan terus membuktikan bahwa Randupitu adalah desa yang konsisten menghadirkan solusi kreatif. Kami berkomitmen menjaga lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari sampah,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru