Di Pendopo Nyawiji, Kabupaten dan Kota Pasuruan Janji Rawat Kerukunan Bersama

Sabtu, 18 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat membacakan  Petisi Kesepakatan Damai di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (17/10/2025) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat membacakan Petisi Kesepakatan Damai di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (17/10/2025) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Pasuruan Raya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Kota Pasuruan meneguhkan komitmen menjaga keutuhan, kekompakan, dan perdamaian lintas wilayah. Komitmen tersebut dituangkan dalam Petisi Kesepakatan Damai Kabupaten dan Kota Pasuruan, yang ditandatangani secara simbolis oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (17/10/2025) malam.

Acara penandatanganan yang dikemas dalam Rapat Koordinasi Kamtibmas itu turut dihadiri unsur Forkopimda Plus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi pemuda dan perempuan. Momen ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun sinergi sosial di tengah tantangan era disrupsi digital dan meningkatnya potensi konflik horizontal.

Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan yang akrab disapa Mas Rusdi menegaskan bahwa perdamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami yang bertandatangan di bawah ini, sebagai perwakilan masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dan unsur pemerintah daerah, sepakat untuk menjaga perdamaian dan kerukunan. Kami menolak segala bentuk kekerasan, permusuhan, dan provokasi yang dapat memecah-belah persatuan,” ujar Rusdi.

Ia menambahkan, kesepakatan ini berlandaskan kesadaran bersama akan pentingnya hidup damai dan saling menghormati dalam keberagaman. Pemerintah daerah juga berkomitmen menegakkan nilai-nilai toleransi, musyawarah, dan penyelesaian konflik secara damai dengan pendekatan hukum dan keadilan restoratif.

“Baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Kota Pasuruan bertekad menjaga situasi kondusif, menolak ujaran kebencian, hoaks, serta tindakan provokatif baik di dunia nyata maupun media sosial,” tegasnya.

Senada, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menilai bahwa forum silaturahmi lintas elemen ini menjadi ruang penting untuk memperkuat dialog dan kebersamaan. Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika media sosial, ia mengingatkan pentingnya komunikasi tatap muka untuk mempererat hubungan antarwarga.

“Meski media sosial menjembatani jarak, silaturahmi langsung tetap penting. Malam ini bukti nyata bahwa menjaga kamtibmas adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Adi juga mengajak masyarakat untuk memperkuat literasi digital agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan empat langkah utama dalam menjaga kedamaian: deteksi dini potensi konflik, menghidupkan kembali semangat gotong royong, memperkuat komunikasi publik, dan membangun dialog berkelanjutan di tingkat lokal.

Menurutnya, Kabupaten dan Kota Pasuruan yang dikenal religius harus menjadi teladan sinergi sosial dan ketahanan masyarakat.

“Kebersamaan adalah kunci. Kalau kita bersatu, tidak ada ruang bagi provokasi dan perpecahan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru