Diklat Bahasa Isyarat di Banyuwangi Perkuat Layanan Publik

Jumat, 26 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta pelatihan bahasa isyarat mengikuti arahan instruktur dalam diklat yang digelar Pemkab Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta pelatihan bahasa isyarat mengikuti arahan instruktur dalam diklat yang digelar Pemkab Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menunjukkan komitmennya menghadirkan layanan publik yang inklusif dengan menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Kegiatan ini menyasar petugas front office di berbagai unit layanan, yang sehari-hari berhadapan langsung dengan masyarakat.

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung lima hari, 22–26 September 2025. Mereka berasal dari sejumlah instansi vital seperti puskesmas, rumah sakit daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, hingga kantor kecamatan. Seluruh peserta dilatih oleh Komunitas Teman Tuli Banyuwangi dan pengajar dari SMA-LB Provinsi Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa penyelenggaraan diklat ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk meneguhkan pelayanan publik yang lebih humanis. Menurutnya, percepatan layanan harus berjalan beriringan dengan akses yang adil bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

“Kami ingin semua warga bisa mengakses layanan publik dengan mudah dan ramah. Termasuk teman-teman disabilitas. Karenanya kami latih para petugas terdepan pada pelayanan publik untuk bisa memahami bahasa isyarat agar tidak terjadi kendala komunikasi,” ujar Ipuk, Kamis (25/9/2025).

Lebih jauh, Ipuk mengungkapkan program ini merupakan tindak lanjut dari Rembuk Disabilitas yang digelar beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, aspirasi yang mengemuka adalah kebutuhan mendesak agar di setiap kantor layanan publik tersedia pegawai dengan keterampilan dasar bahasa isyarat.

“Ini adalah upaya memenuhi hak-hak rekan disabilitas. Kami berharap kini, kantor-kantor pelayanan publik bisa diakses dengan baik dan mudah bagi rekan-rekan disabilitas. Tidak perlu ragu datang ke pusat-pusat layanan publik daerah untuk menyelesaikan urusannya,” tambah Ipuk.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, mengatakan bahwa diklat BISINDO ini akan digelar secara berkelanjutan. Tujuannya, seluruh pegawai front office di lingkungan Pemkab nantinya memiliki bekal komunikasi dasar bahasa isyarat.

“Saat ini memang baru sebagian kantor, nanti semua akan didiklat sama. Porsi diklatnya lebih banyak praktek. Dimana para peserta bisa langsung mempraktekkan hasil latihannya bersama mentor,” jelas Ilzam.

Dukungan positif datang dari peserta, salah satunya Bibin Eka Widianto, perawat Puskesmas Kedungrejo Kecamatan Muncar. Ia menilai keterampilan bahasa isyarat akan sangat membantu dalam pekerjaannya.

“Kami pernah mendapat pasien seorang ibu yang merupakan teman tuli yang akan melahirkan, saat itu kami sedikit kesulitan berkomunikasi. Adanya pelatihan ini menjadi bekal bagi kami untuk bisa melayani semua warga,” ungkap Bibin.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru