Dinas Pangan Sidoarjo Matangkan SIGAP untuk Pertanian Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pangan Sidoarjo menggelar FGD Implementasi SIGAP untuk memperkuat sistem pertanian berbasis data dan teknologi.

Dinas Pangan Sidoarjo menggelar FGD Implementasi SIGAP untuk memperkuat sistem pertanian berbasis data dan teknologi.

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Implementasi SIGAP (Sistem Informasi Geospasial Pertanian), Kamis (23/7/2026). Forum ini menjadi langkah awal memperkuat penerapan sistem pertanian berbasis data dan teknologi informasi guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih akurat.

FGD berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Jalan Pahlawan KM 2, mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah, akademisi, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani dan kelompok ternak.

Peserta berasal dari Bappeda, Bagian Organisasi Setda, Dinas PUPR, Dinas PMD, Diskominfo, Kantor Pertanahan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), penyuluh pertanian, Poktan, Gapoktan, serta Tim SIGAP.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, S.T., M.T., berharap implementasi SIGAP dapat menjadi solusi dalam pengembangan pertanian modern di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, pemanfaatan teknologi geospasial akan membantu penyusunan data pertanian yang lebih akurat dan terintegrasi.

“Kami berharap SIGAP menjadi solusi dalam mewujudkan pertanian modern di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian, Toni, menambahkan bahwa SIGAP dirancang agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi sektor pertanian melalui perangkat digital.

“Melalui SIGAP, masyarakat nantinya dapat melihat informasi luas lahan pertanian, alat dan mesin pertanian, serta berbagai data pendukung lainnya cukup melalui telepon genggam,” jelasnya.

Implementasi SIGAP diharapkan meningkatkan kualitas pengelolaan data pertanian sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi bagi masyarakat maupun para pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru