NGAWI, RadarBangsa.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Ngawi terus memperkuat layanan kesejahteraan bagi lanjut usia (lansia). Melalui pertemuan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Permakanan se-Kabupaten, Dinsos mendorong sinergi dan konsistensi dalam menjalankan program pemberian makanan bergizi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta perwakilan Pokmas dari seluruh wilayah Ngawi. Pertemuan ini bertujuan menyatukan langkah sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program agar manfaatnya semakin dirasakan lansia penerima.
Kepala Dinas Sosial Ngawi, Budi Santoso, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian serius pada kesejahteraan warga lanjut usia. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pokmas yang selama ini konsisten mengawal jalannya program.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua Pokmas. Berkat kolaborasi ini, Ngawi mampu meraih capaian tinggi dalam pelaksanaan program permakanan yang dinilai langsung oleh Kementerian Sosial,” ujar Budi Santoso.
Program permakanan lansia merupakan inisiatif Kementerian Sosial RI yang dijalankan di berbagai daerah, termasuk Ngawi. Melalui program ini, lansia kurang mampu dan rentan mendapatkan asupan makanan bergizi yang dikelola oleh Pokmas di tingkat desa maupun kecamatan. Tujuannya, meningkatkan kesehatan sekaligus menjaga kualitas hidup lansia agar tetap layak.
Selama beberapa tahun terakhir, Ngawi dinilai berhasil menjalankan program tersebut dengan baik. Selain karena sinergi Pokmas dan TKSK, dukungan anggaran dan monitoring dari Dinsos turut memastikan layanan berjalan sesuai standar.
Pertemuan di Kasreman kali ini juga membahas sejumlah tantangan di lapangan. Beberapa Pokmas menyampaikan perlunya peningkatan kapasitas, baik dari sisi manajemen maupun penyediaan bahan makanan. Selain itu, koordinasi antarwilayah juga menjadi fokus agar distribusi layanan merata.
Menurut Budi Santoso, Dinsos akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui pelatihan bagi pengelola Pokmas. Ia menilai keberhasilan program bukan hanya soal jumlah penerima, tetapi juga kualitas makanan dan konsistensi pelayanan.
“Yang paling penting, para lansia benar-benar mendapatkan manfaat. Tidak hanya kenyang, tapi juga sehat dan terjamin nutrisinya,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap, sinergi antar pemangku kepentingan bisa memperkuat keberlanjutan program. Dengan dukungan masyarakat melalui Pokmas, Dinsos optimistis program permakanan akan semakin berdampak dan menjadi contoh praktik baik di tingkat nasional.
Penulis : Endik
Editor : Zainul Arifin


















Komentar