Dispendukcapil Madiun Gencarkan Program IKD di Tiga Desa

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Tengah) Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto S.Sos, M.Si, saat memberikan sambutan di Balai Desa Metesih pada Senin, 22 Juli 2024, dengan dihadiri oleh sekitar 200 orang.(IST)

(Tengah) Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto S.Sos, M.Si, saat memberikan sambutan di Balai Desa Metesih pada Senin, 22 Juli 2024, dengan dihadiri oleh sekitar 200 orang.(IST)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), mengadakan program jemput bola dengan kegiatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di beberapa desa di wilayah Madiun. IKD merupakan informasi elektronik yang digunakan untuk mewakili dokumen kependudukan dan data balik dalam aplikasi digital melalui perangkat pintar, yang menampilkan data pribadi sebagai identitas individu tersebut.

Dispendukcapil Kabupaten Madiun terus aktif memberikan pelayanan, kali ini melibatkan tiga desa, yaitu Metesih, Bakur, dan Sambirejo di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Acara tersebut diadakan di Balai Desa Metesih pada Senin, 22 Juli 2024, dengan dihadiri oleh sekitar 200 orang.

Dispendukcapil
Pegawai Dispendukcapil  bagian perekaman e KTP (ist)

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto S.Sos, M.Si, menjelaskan bahwa IKD merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk memperluas cakupan layanan administrasi kependudukan yang inklusif dan efisien. Melalui program ini, warga Desa Metesih dapat mengakses layanan pemerintah dan swasta dengan lebih mudah, tanpa perlu mendatangi kantor atau mengurus dokumen fisik. Kegiatan ini mencakup sosialisasi dan edukasi tentang manfaat IKD, serta percepatan aktivasi IKD yang dilakukan baik di Dinas Dukcapil maupun melalui layanan jemput bola untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“IKD diharapkan dapat membuat pelayanan administrasi kependudukan menjadi semakin mudah, cepat, efektif, dan efisien. IKD juga dapat menghemat anggaran pengadaan blangko KTP-el, ribbon, film, dan cleaning kit. Persyaratan pembuatan IKD yaitu pemohon harus memiliki smartphone dan pernah memiliki KTP-el atau telah melakukan perekaman biometrik. Selain itu, nomor HP pemohon harus memiliki paket data internet atau HP terhubung dengan internet,” tutur Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun.

Dispendukcapil
Warga Desa Metesih saat menunggu antrean perekaman (IST)

“Sebelum IKD dapat digunakan, dilakukan otentikasi identitas yang terdiri dari otentikasi data dan otentikasi wajah secara sistem. Otorisasi identitas juga dilakukan untuk memastikan bahwa orang yang menggunakan layanan tersebut adalah orang yang benar. Otentikasi wajah secara sistem dilakukan dengan cara menyandingkan foto selfie dengan foto di database. Otorisasi dilakukan pada saat penerbitan QR Code oleh operator SIAK. Penerbitan IKD dilakukan secara berkelanjutan sehingga IKD dapat menggantikan KTP-el secara bertahap. Implementasi IKD pada tahap pertama adalah pegawai Dukcapil. Tahap kedua menyasar ASN di lingkup Kota Kotamobagu. Pelajar dan mahasiswa menjadi target implementasi tahap ketiga. Tahap terakhir adalah masyarakat umum lainnya. Tidak semua penduduk memiliki smartphone dan terdapat wilayah yang tidak terjangkau jaringan komunikasi data, sehingga pelayanan administrasi kependudukan menggunakan layanan ganda yaitu layanan konvensional dan digital,” tambah Kepala Dispendukcapil.

“Kami berharap kegiatan IKD berjalan lancar tanpa hambatan, hingga seluruh masyarakat di Kabupaten Madiun telah terdaftar dalam IKD,” tutup beliau.

Lainnya:

Berita Terkait

Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh
Pemkab Bangkalan Perkuat Posyandu, Layanan Kesehatan Desa Kini Digenjot
Laba Bank Jatim Melonjak, Dividen Naik, UMKM Jadi Andalan
Disperinaker Bangkalan Buka Jalan Kerja Luar Negeri, Lulusan SMK Dibidik Siap Bersaing
Keamanan Siber Bangkalan Diperkuat, Layanan Digital Digenjot Cegah Kebocoran Data
Ratusan Warga Kepung Jalan Rusak, Bupati Asahan Turun Tangan Desak Perbaikan Jalur Vital Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:48 WIB

Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:42 WIB

Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:24 WIB

Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:08 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Posyandu, Layanan Kesehatan Desa Kini Digenjot

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:45 WIB

Disperinaker Bangkalan Buka Jalan Kerja Luar Negeri, Lulusan SMK Dibidik Siap Bersaing

Berita Terbaru

Sekjen Kemnaker memberikan arahan kepada warga binaan di Lapas Malang, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:42 WIB

Bupati Blitar bersama TPID memantau stok pangan di Gudang Bulog Blitar, Senin, 4 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:24 WIB