Ditinggal Ambil Air, Warung Cilok di Brondong Lamongan Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bersama warga membantu memadamkan kebakaran warung cilok di Tegalsari, Kelurahan Brondong, Lamongan, Kamis (27/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Polisi bersama warga membantu memadamkan kebakaran warung cilok di Tegalsari, Kelurahan Brondong, Lamongan, Kamis (27/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Warung jajan cilok milik DN (32) di wilayah Tegalsari, Kelurahan Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, terbakar pada Kamis (27/8/2026) siang. Polisi bersama warga berjibaku memadamkan api karena lokasi berada di gang sempit yang tidak bisa dilalui kendaraan pemadam kebakaran.

Kebakaran terjadi saat pemilik warung meninggalkan lokasi untuk mengambil air. Berdasarkan keterangan kepolisian, kompor yang digunakan untuk memasak cilok masih dalam keadaan menyala.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan kejadian tersebut. Mengetahui warungnya terbakar, korban kemudian meminta bantuan warga di sekitar lokasi.

Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H. bersama anggota Polsek Brondong segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu proses pemadaman.

Akses menuju warung yang sempit membuat kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik api. Polisi dan warga akhirnya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Petugas kami dari Polsek Brondong kemudian membantu menarik selang pemadam hingga ke titik kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB,” ujar IPDA M. Hamzaid.

Kebakaran menghanguskan dua lemari es, tiga tabung gas melon, sejumlah jajanan, serta bangunan warung semi permanen. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru