SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Aliran bantuan untuk korban banjir dan longsor di Sumatra terus meningkat, mencerminkan solidaritas tinggi masyarakat Indonesia. Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menjadi fokus perhatian setelah terdampak bencana alam dalam beberapa minggu terakhir.
Data dari pemerintah daerah menunjukkan Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang terbesar dengan bantuan senilai Rp10,5 miliar. Kalimantan Timur mengikuti dengan Rp7,5 miliar, diikuti Jawa Barat Rp7 miliar, Bengkulu Rp3,5 miliar, serta Jakarta, Banten, dan Kalimantan Tengah masing-masing Rp3 miliar. Total bantuan yang terkumpul dari berbagai wilayah kini menembus angka lebih dari Rp40 miliar.
Menariknya, provinsi-provinsi yang secara geografis jauh dari Sumatra justru menjadi kontributor utama. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak dibatasi oleh jarak, melainkan oleh kesadaran kemanusiaan. Model bantuan lintas daerah ini semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antarprovinsi dalam merespons bencana nasional.
Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyoroti arus bantuan yang deras sebagai bukti karakter bangsa Indonesia yang gotong royong dan responsif terhadap musibah.
“Setiap kali bencana terjadi, masyarakat Indonesia bergerak tanpa menunggu instruksi. Nilai gotong royong bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar hidup dalam jiwa bangsa ini,” ujar Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama.
Ia juga menekankan apresiasi terhadap Jawa Timur, yang tetap menyalurkan bantuan besar meski baru saja menghadapi bencana erupsi Gunung Semeru. “Jatim baru saja menghadapi bencana, tetapi itu tidak mengurangi keikhlasan masyarakat untuk membantu saudara-saudara di Sumatra. Kepedulian tidak mengenal batas wilayah maupun situasi,” tambahnya.
Menurut Ning Lia, semangat antarprovinsi ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang perlu dipertahankan. Mekanisme seperti ini akan memperkuat ketahanan nasional dalam menghadapi berbagai krisis di masa depan.
“Ketika provinsi-provinsi saling bergandengan tangan, bangunan besar bernama Indonesia menjadi lebih kokoh. Kolaborasi lintas daerah harus terus diperkuat sebagai fondasi respons bencana nasional,” pungkasnya.
Lainnya:
- Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








